membersihkan event viewer di windows 7

Ketika bekerja dengan Windows anda pasti pernah menemukan pesan error yang segera menghilang setelah anda menekan tombol OK. Sebetulnya kesalahan yang terjadi di sistem anda tersebut dicatat oleh windows kedalam sebuah sistem-log oleh sebuah diagnostic tools yaitu “Windows Event Viewer” sehingga anda dapat melihat kembali error yang terjadi… hal ini berguna jika anda ingin mengetahui lebih detil tentang error yang terjadi pada sistem windows.

Masalahnya, di windows 7 tidak ada fasilitas untuk membersihkan log ini seperti di windows xp (clear log), sehingga semakin lama tentu akan membebani system sehingga windows akan semakin lelet.

Untuk membersihkan seluruh log tersebut, ikuti langkah berikut :

1. buka notepad

ketikan script berikut ini :

@echo off
FOR /F “tokens=1,2*” %%V IN (‘bcdedit’) DO SET adminTest=%%V
IF (%adminTest%)==(Access) goto noAdmin
for /F “tokens=*” %%G in (‘wevtutil.exe el’) DO (call :do_clear “%%G”)
echo.
echo Event Logs telah dibersihkan ^<press any key^>
goto theEnd
:do_clear
echo clearing %1
wevtutil.exe cl %1
goto :eof
:noAdmin
echo Jalankan dari menu admin caranya klik-kanan, run as administrator.
echo ^<press any key^>
:theEnd
pause>NUL

selanjutnya simpan dengan extention .bat

jalankan, dan loq viewer kita dijamin akan bersih.

ok.. selamat mencoba

Ditulis pada jaringan, TIK, tip triks, tkj | Tinggalkan Komentar

Mengenal Linux

Linux adalah sebuah Operating System (OS) turunan dari UNIX, yang merupakan implementasi independen dari standard IEEE untuk OS yang bernama POSIX (Portable Operating System Interface). OS adalah perangkat lunak (software) yang mengatur koordinasi kerja antar semua perlengkapan perangkat keras (hardware) dalam sebuah komputer. Linux memiliki kemampuan berbasis standard POSIX meliputi:

  1. true-multitasking,
  2. virtual memory,
  3. shared libraries,
  4. demand-loading,
  5. proper memory management,  dan
  6. multiuser.

Linux seperti layaknya OS UNIX lainnya, mendukung banyak software mulai dari modus teks, maupun XWindow hingga masalah jaringan.

Linux adalah sistem operasi yag disebarkan secara luas dengan bebas dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), yang berarti source code Linux tersedia. Iutlah yanng membuat Linux sangat spesial. Linux masih dikembangkan oleh kelompok-kelompok tanpa dibayar, yang banyak dijumpai di internet, tukar menukar kode, melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang timbul. Setiap orang yang tertarik bisa bergabung dalam pengembangan Linux.[i]


[i] Dikutip dari makalah Mengenal Linux, Romi Satria Wahono, Ilmukomputer.com

Ditulis pada Aktivitas, perangkat belajar, tkj | Tinggalkan Komentar

tugas mhs ti-4b dan ti-4a

Perangkat lunak saat ini telah berkembang dengan cukup pesat dan cepat seiring dengan perkembangan sistem operasi saat ini. Bicara tentang sistem operasi, maka jawablah pertanyaan dibawah ini:

1. Apa yang Anda ketahui tentang sistem operasi?

2. Sebutkan beberapa (6 buah) sistem operasi, baik yang proprietary maupun opensource!

3. Apa perbedaan software proprietary dengan software openssource? Sebutkan masing-masing contoh software tsb! Jawaban tidak boleh sama persis dengan yang lain dan atau cukup dilampirkan (attachment) melalui email ke ridwansyah.heman@gmail.com paling lambat 15 Oktober 2010 jam 24.00. Email yang masuk setelah tanggal diatas tidak akan dinilai.

Nice

Ridwan

Ditulis pada Aktivitas, perangkat belajar, tkj | Tinggalkan Komentar

tugas1 mahasiswa mi-2a

Tugas matakuliah pemrograman web.

Buat gambar seperti contoh dikelas dikumpulkan kealamat email : ridwansyah.heman@gmail.com paling lambat tgl. 14 Oktober 2010 jam 24.00.

Email yang masuk setelah tanggal tersebut tidak akan dinilai.

Terima kasih

Nice

Ridwansyah

Ditulis pada Aktivitas, perangkat belajar, tkj | Tinggalkan Komentar

KH. Ahmad Dahlan

KH Ahmad Dahlan (1868-1923) Pendiri Muhammadiyah Ahmad Dahlan (bernama kecil Muhammad Darwisy), adalah pelopor dan bapak pembaharuan Islam. Kyai Haji kelahiran Yogyakarta, 1 Agustus 1868, inilah yang mendirikan organisasi Muhammadiyah pada 18 November 1912. Pahlawan Nasional Indonesia ini wafat pada usia 54 tahun di Yogyakarta, 23 Februari 1923. KH Ahmad Dahlan mendirikan organisasi Muhammadiyah untuk melaksanakan cita-cita pembaharuan Islam di nusantara. Ia ingin mengadakan suatu pembaharuan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam. Ia ingin mengajak ummat Islam Indonesia untuk kembali hidup menurut tuntunan al-Qur’an dan al-Hadits. Ia mendirikan Muhammadiyah bukan sebagai organisasi politik tetapi sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang bergerak di bidang pendidikan. Pada saat Ahmad Dahlan melontarkan gagasan pendirian Muhammadiyah, ia mendapat tantangan bahkan fitnahan, tuduhan dan hasutan baik dari keluarga dekat maupun dari masyarakat sekitarnya. Ia dituduh hendak mendirikan agama baru yang menyalahi agama Islam. Ada yang menuduhnya kiai palsu, karena sudah meniru-niru bangsa Belanda yang Kristen dan macam-macam tuduhan lain. Bahkan ada pula orang yang hendak membunuhnya. Namun rintangan-rintangan tersebut dihadapinya dengan sabar. Keteguhan hatinya untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan pembaharuan Islam di tanah air bisa mengatasi semua rintangan tersebut. 1) Atas jasa-jasa KH Ahmad Dahlan dalam membangkitkan kesadaran bangsa ini melalui pembaharuan Islam dan pendidikan, maka Pemerintah Republik Indonesia menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional dengan surat Keputusan Presiden no. 657 tahun 1961. Penetapannya sebagai Pahlawan Nasional didasarkan pada empat pokok penting yakni: Pertama, KH Ahmad Dahlan telah mempelopori kebangkitan ummat Islam untuk menyadari nasibnya sebagai bangsa terjajah yang masih harus belajar dan berbuat. Kedua, dengan organisasi Muhammadiyah yang didirikannya, telah banyak memberikan ajaran Islam yang murni kepada bangsanya. Ajaran yang menuntut kemajuan, kecerdasan, dan beramal bagi masyarakat dan ummat, dengan dasar iman dan Islam. Ketiga, dengan organisasinya, Muhammadiyah telah mempelopori amal usaha sosial dan pendidikan yang amat diperlukan bagi kebangkitan dan kemajuan bangsa, dengan jiwa ajaran Islam. Keempat, dengan organisasinya, Muhammadiyah bagian wanita (Aisyiyah) telah mempelopori kebangkitan wanita Indonesia untuk mengecap pendidikan. Diasuh di Lingkungan Pesantren Muhammad Darwisy lahir dari keluarga ulama dan pelopor penyebaran dan pengembangan Islam di tanah air. Ayahnya, KH Abu Bakar adalah seorang ulama dan khatib terkemuka di Masjid Besar Kasultanan Yogyakarta, dan ibunya, Nyai Abu Bakar adalah puteri dari H. Ibrahim yang juga menjabat penghulu Kasultanan Yogyakarta pada masa itu. Ia anak keempat dari tujuh orang bersaudara, lima saudaranya perempuan dan dua lelaki yakni ia sendiri dan adik bungsunya. Dalam silsilah, ia termasuk keturunan yang kedua belas dari Maulana Malik Ibrahim, seorang wali besar dan seorang yang terkemuka diantara Wali Songo, yang merupakan pelopor pertama dari penyebaran dan pengembangan Islam di Tanah Jawa (Kutojo dan Safwan, 1991). 2)Idem Silsilahnya lengkapnya ialah Muhammad Darwisy (Ahmad Dahlan) bin KH Abu Bakar bin KH Muhammad Sulaiman bin Kiyai Murtadla bin Kiyai Ilyas bin Demang Djurung Djuru Kapindo bin Demang Djurung Djuru Sapisan bin Maulana Sulaiman Ki Ageng Gribig (Djatinom) bin Maulana Muhammad Fadlul’llah (Prapen) bin Maulana ‘Ainul Yaqin bin Maulana Ishaq bin Maulana Malik Ibrahim (Yunus Salam, 1968: 6). Sejak kecil Muhammad Darwisy diasuh dalam lingkungan pesantren, yang membekalinya pengetahuan agama dan bahasa Arab. Pada usia 15 tahun (1883), ia sudah menunaikan ibadah haji, yang kemudian dilanjutkan dengan menuntut ilmu agama dan bahasa arab di Makkah selama lima tahun. Ia pun semakin intens berinteraksi dengan pemikiran-pemikiran pembaharu dalam dunia Islam, seperti Muhammad Abduh, al-Afghani, Rasyid Ridha, dan ibn Taimiyah. Interaksi dengan tokoh-tokoh Islam pembaharu itu sangat berpengaruh pada semangat, jiwa dan pemikiran Darwisy. Semangat, jiwa dan pemikiran itulah kemudian diwujudkannya dengan menampilkan corak keagamaan yang sama melalui Muhammadiyah. Bertujuan untuk memperbaharui pemahaman keagamaan (ke-Islaman) di sebagian besar dunia Islam saat itu yang masih bersifat ortodoks (kolot). Ahmad Dahlan memandang sifat ortodoks itu akan menimbulkan kebekuan ajaran Islam, serta stagnasi dan dekadensi (keterbelakangan) ummat Islam. Maka, ia memandang, pemahaman keagamaan yang statis itu harus diubah dan diperbaharui, dengan gerakan purifikasi atau pemurnian ajaran Islam dengan kembali kepada al-Qur’an dan al-Hadits. Setelah lima tahun belajar di Makkah, pada tahun 1888, saat berusia 20 tahun, Darwisy kembali ke kampungnya. Ia pun berganti nama menjadi Ahmad Dahlan. Lalu, ia pun diangkat menjadi khatib amin di lingkungan Kesultanan Yogyakarta. Pada tahun 1902, ia menunaikan ibadah haji untuk kedua kalinya, sekaligus dilanjutkan dengan memperdalam ilmu agama kepada beberapa guru di Makkah hingga tahun 1904. Sepulang dari Makkah, ia menikah dengan Siti Walidah, sepupunya sendiri, anak Kyai Penghulu Haji Fadhil. Siti Walidah, kemudian lebih dikenal dengan nama Nyai Ahmad Dahlan, seorang Pahlawanan Nasional dan pendiri Aisyiyah. Pasangan ini mendapat enam orang anak yaitu Djohanah, Siradj Dahlan, Siti Busyro, Irfan Dahlan, Siti Aisyah, Siti Zaharah (Kutojo dan Safwan, 1991). Di samping itu, KH. Ahmad Dahlan pernah pula menikahi Nyai Abdullah, janda H. Abdullah. Ia juga pernah menikahi Nyai Rum, adik Kyai Munawwir Krapyak. KH. Ahmad Dahlan juga mempunyai putera dari perkawinannya dengan Ibu Nyai Aisyah (adik Adjengan Penghulu) Cianjur yang bernama Dandanah. Beliau pernah pula menikah dengan Nyai Yasin Pakualaman Yogyakarta (Yunus Salam, 1968: 9). Mendirikan Muhammadiyah Semangat, jiwa dan pemikiran pembaharu dalam dunia Islam, yang diperolehnya dari Muhammad Abduh, al-Afghani, Rasyid Ridha, ibn Taimiyah dan lain-lain selama belajar Makkah (1883-1888 dan 1902-1904), kemudian diwujudkannya dengan menampilkan corak keagamaan yang sama melalui Muhammadiyah. Bertujuan untuk memperbaharui pemahaman keagamaan (ke-Islaman) di sebagian besar dunia Islam saat itu yang masih bersifat ortodoks (kolot). Ahmad Dahlan memandang sifat ortodoks itu akan menimbulkan kebekuan ajaran Islam, serta stagnasi dan dekadensi (keterbelakangan) ummat Islam. Maka, ia memandang, pemahaman keagamaan yang statis itu harus diubah dan diperbaharui, dengan gerakan purifikasi atau pemurnian ajaran Islam dengan kembali kepada al-Qur’an dan al-Hadits. Dahlan sendiri sadar bahwa semaangat pembaharuannya tidak akan serta-merta dapat dipahami dan diterima keluarga dan masyarakat sekitarnya. Tidak mudah melakukan pemharuan pada suatu sifat ortodoks yang sudah membeku. Maka, entah terkait atau tidak, ada sebuah nasehat yang ditulisnya dalam bahasa Arab untuk dirinya sendiri. Bunyinya demikian: “Wahai Dahlan, sungguh di depanmu ada bahaya besar dan peristiwa-peristiwa yang akan mengejutkan engkau, yang pasti harus engkau lewati. Mungkin engkau mampu melewatinya dengan selamat, tetapi mungkin juga engkau akan binasa karenanya. Wahai Dahlan, coba engkau bayangkan seolah-olah engkau berada seorang diri bersama Allah, sedangkan engkau menghadapi kematian, pengadilan, hisab, surga, dan neraka. Dan dari sekalian yang engkau hadapi itu, renungkanlah yang terdekat kepadamu, dan tinggalkanlah lainnya (diterjemahkan oleh Djarnawi Hadikusumo).

Dalam artikel riwayat Ahmad Dahlan di situs resmi Parsyarikatan Muhammadiyah (muhammadiyah.or.id), pesan ini disebut menyiratkan sebuah semangat yang besar tentang kehidupan akhirat. Dan untuk mencapai kehidupan akhirat yang baik, maka Dahlan berpikir bahwa setiap orang harus mencari bekal untuk kehidupan akhirat itu dengan memperbanyak ibadah, amal saleh, menyiarkan dan membela agama Allah, serta memimpin ummat ke jalan yang benar dan membimbing mereka pada amal dan perjuangan menegakkan kalimah Allah. Dengan demikian, untuk mencari bekal mencapai kehidupan akhirat yang baik harus mempunyai kesadaran kolektif, artinya bahwa upaya-upaya tersebut harus diserukan (dakwah) kepada seluruh ummat manusia melalui upaya-upaya yang sistematis dan kolektif. Dijelaskan dalam artikel itu, kesadaran seperti itulah yang menyebabkan Dahlan sangat merasakan kemunduran ummat Islam di tanah air. Hal ini merisaukan hatinya. Ia merasa bertanggung jawab untuk membangunkan, menggerakkan dan memajukan mereka. Dahlan sadar bahwa kewajiban itu tidak mungkin dilaksanakan seorang diri, tetapi harus dilaksanakan oleh beberapa orang yang diatur secara seksama. Kerjasama antara beberapa orang itu tidak mungkin tanpa organisasi. Perkumpulan, parsyarikatan dan gerakan dakwah: Muhammadiyah. Dahlan pun memilih strategi yang amat baik dengan lebih dahulu membina angkatan muda untuk turut bersama-sama melaksanakan upaya dakwah tersebut, sekaligus meneruskan cita-citanya memajukan bangsa ini. Apalagi ia berkesempatan mengakselerasi dan memperluas gagasannya tentang gerakan dakwah Muhammadiyah itu dengan mendidik para calon pamongpraja (calon pejabat) yang belajar di OSVIA Magelang dan para calon guru yang belajar di Kweekschool Jetis Yogyakarta. Karena, ia sendiri diizinkan oleh pemerintah kolonial untuk mengajarkan agama Islam di kedua sekolah tersebut. Tentu saja para calon pamongpraja tersebut dapat diharapkan mengaselerasi dan memperluas gagasannya tersebut, karena mereka akan menjadi orang yang mempunyai pengaruh luas di tengah masyarakat. Begitu pula para calon guru akan segera mempercepat proses transformasi ide tentang gerakan dakwah Muhammadiyah, kepada murid-muridnya. Guna mengintensifkannya, Dahlan pun mendirikan sekolah guru yang kemudian dikenal dengan Madrasah Mu’allimin (Kweekschool Muhammadiyah) dan Madrasah Mu’allimat (Kweekschool Istri Muhammadiyah). Di sekolah ini, Dahlan mengajarkan agama Islam dan menyebarkan cita-cita pembaharuannya. Dahlan dikenal sebagai seorang yang aktif dalam kegiatan bermasyarakat. Dengan gagasan-gagasan cemerlang dan kegiatan kemasyarakatannya, Dahlan juga dengan mudah diterima dan dihormati di tengah kalangan masyarakat. Termasuk dengan cepat mendapatkan tempat di organisasi Jam’iyatul Khair, Budi Utomo, Syarikat Islam, dan Comite Pembela Kanjeng Nabi Muhammad saw. Pada tahun 1912, tepatnya tanggal 18 Nopember 1912, Ahmad Dahlan pun mendirikan organisasi Muhammadiyah untuk melaksanakan cita-cita pembaharuan Islam. Ia punya visi untu melakukan suatu pembaharuan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam. Ia ingin mengajak ummat Islam Indonesia untuk kembali hidup menurut tuntunan al-Qur’an dan al-Hadits. Berbagai tantangan ia hadapi sehubungan dengan gagasan pendirian Muhammadiyah itu. Bahkan ia dituduh hendak mendirikan agama baru yang menyalahi agama Islam. Kiai palsu. Sampai ada pula orang yang hendak membunuhnya. Namun rintangan-rintangan tersebut dihadapinya dengan sabar. Dahlan teguh pada pendiriannya. Pada tanggal 20 Desember 1912, ia mengajukan permohonan kepada Pemerintah Hindia Belanda untuk mendapatkan badan hukum. Permohonan itu baru dikabulkan pada tahun 1914, dengan Surat Ketetapan Pemerintah No. 81 tanggal 22 Agustus 1914. Tampaknya, Pemerintah Hindia Belanda ada kekhawatiran akan perkembangan organisasi ini. Sehingga izin itu hanya berlaku untuk daerah Yogyakarta dan organisasi ini hanya boleh bergerak di daerah Yogyakarta Namun, walaupun Muhammadiyah dibatasi, tetapi di daerah lain seperti Srandakan, Wonosari, dan Imogiri dan lain-lain tempat telah berdiri cabang Muhammadiyah. Hal ini jelas bertentangan dengan dengan keinginan pemerintah Hindia Belanda. Untuk mengatasinya, maka KH. Ahmad Dahlan menyiasatinya dengan menganjurkan agar cabang Muhammadiyah di luar Yogyakarta memakai nama lain. Misalnya Nurul Islam di Pekalongan, Ujung Pandang dengan nama Al-Munir, di Garut dengan nama Ahmadiyah. Sedangkan di Solo berdiri perkumpulan Sidiq Amanah Tabligh Fathonah (SATF) yang mendapat pimpinan dari cabang Muhammadiyah. Bahkan dalam kota Yogyakarta sendiri ia menganjurkan adanya jama’ah dan perkumpulan untuk mengadakan pengajian dan menjalankan kepentingan Islam. Perkumpulan-perkumpulan dan Jama’ah-jama’ah ini mendapat bimbingan dari Muhammadiyah, yang di antaranya ialah Ikhwanul Muslimin, Taqwimuddin, Cahaya Muda, Hambudi-Suci, Khayatul Qulub, Priya Utama, Dewan Islam, Thaharatul Qulub, Thaharatul-Aba, Ta’awanu alal birri, Ta’ruf bima kan,u wal-Fajri, Wal-Ashri, Jamiyatul Muslimin, Syahratul Mubtadi (Kutojo dan Safwan, 1991: 33). Gagasan pembaharuan Islam, Muhammadiyah disebarluaskan oleh Ahmad Dahlan dengan mengadakan tabligh ke berbagai kota, di samping juga melalui relasi-relasi dagang yang dimilikinya. Gagasan ini ternyata mendapatkan sambutan yang besar dari masyarakat di berbagai kota di Indonesia. Ulama-ulama dari berbagai daerah lain berdatangan kepadanya untuk menyatakan dukungan terhadap Muhammadiyah. Muhammadiyah makin lama makin berkembang hampir di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, pada tanggal 7 Mei 1921 Dahlan mengajukan permohonan kepada pemerintah Hindia Belanda untuk mendirikan cabang-cabang Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Permohonan ini dikabulkan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 2 September 1921. Dalam bulan Oktober 1922, Ahmad Dahlan memimpin delegasi Muhammadiyah dalam kongres Al-Islam di Cirebon. Kongres ini diselenggarakan oleh Sarikat Islam (SI) guna mencari aksi baru untuk konsolidasi persatuan ummat Islam. Dalam kongres tersebut, Muhammadiyah dan Al-Irsyad (perkumpulan golongan Arab yang berhaluan maju di bawah pimpinan Syeikh Ahmad Syurkati) terlibat perdebatan yang tajam dengan kaum Islam ortodoks dari Surabaya dan Kudus. Muhammadiyah dipersalahkan menyerang aliran yang telah mapan (tradisionalis-konservatif) dan dianggap membangun mazhab baru di luar mazhab empat yang telah ada dan mapan. Muhammadiyah juga dituduh hendak mengadakan tafsir Qur’an baru, yang menurut kaum ortodoks-tradisional merupakan perbuatan terlarang. Menanggapi serangan tersebut, Ahmad Dahlan menjawabnya dengan perkataan, “Muhammadiyah berusaha bercita-cita mengangkat agama Islam dari keadaan terbekelakang. Banyak penganut Islam yang menjunjung tinggi tafsir para ulama dari pada Qur’an dan Hadits. Umat Islam harus kembali kepada Qur’an dan Hadits. Harus mempelajari langsung dari sumbernya, dan tidak hanya melalui kitab-kitab tafsir”. Sebagai seorang yang demokratis dalam melaksanakan aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, Dahlan juga memfasilitasi para anggota Muhammadiyah untuk proses evaluasi kerja dan pemilihan pemimpin dalam Muhammadiyah. Selama hidupnya dalam aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, telah diselenggarakan duabelas kali pertemuan anggota (sekali dalam setahun), yang saat itu dipakai istilah Algemeene Vergadering (persidangan umum). Di samping aktif dalam menggulirkan gagasannya tentang gerakan dakwah Muhammadiyah, ia juga tidak lupa akan tugasnya sebagai pribadi yang mempunyai tanggung jawab pada keluarganya. Sebagai salah seorang keturunan bangsawan yang menduduki jabatan sebagai Khatib Masjid Besar Yogyakarta, ia mempunyai penghasilan cukup tinggi. Ia juga berkecimpung sebagai seorang wirausahawan yang cukup berhasil dengan berdagang batik.

  1. KH. Ahmad Dahlan telah mempelopori kebangkitan ummat Islam untuk menyadari nasibnya sebagai bangsa terjajah yang masih harus belajar dan berbuat.
  2. Dengan organisasi Muhammadiyah yang didirikannya, telah banyak memberikan ajaran Islam yang murni kepada bangsanya. Ajaran yang menuntut kemajuan, kecerdasan, dan beramal bagi masyarakat dan ummat, dengan dasar iman dan Islam.
  3. Dengan organisasinya, Muhammadiyah telah mempelopori amal usaha sosial dan pendidikan yang amat diperlukan bagi kebangkitan dan kemajuan bangsa, dengan jiwa ajaran Islam.
  4. Dengan organisasinya, Muhammadiyah bagian wanita (Aisyiyah) telah mempelopori kebangkitan wanita Indonesia untuk mengecap pendidikan.
Ditulis pada Nasehat, uswah | Tinggalkan Komentar

Setting Perl/CGI pada Windows Server 2003

The following things are assumed:

  1. You are running Windows Server 2003
  2. IIS 6.0
  3. You installed ActiveState ActivePerl (http://www.activestate.com) to C:\Perl UPDATE: ActivePerl 5.8.2 Build 808 and higher should add the Web Service Extensions during install
  4. You are using default (unmodified) ACLs/Permissions

Also, all of my reasoning is explained after the step-by-step is done, at the bottom of the page.

Load IIS from the Administrative tools in the Control Panel by clicking Start -> Administrative Tools -> IIS Manager (or loading the Control Panel, entering the Administrative Tools folder, and double clicking IIS Manager).

Click the name of your computer then click “Web Service Extensions”, on the left side of the main frame you will see a green arrow pointing to a link that says “Add a new Web service extension…”, click that link.

In that window, where it asks for the extension name you can put anything, like “CGI script” and under the “Required Files” section put the following in (without the apostrophes) ‘C:\Perl\bin\perl.exe “%s” %s’ click OK to the notification, click “Set status to allowed” and press ok.

Now, load up a command prompt (Start->Run… type cmd) and type (without the quotes) “md c:\inetpub\cgi-bin”

Back in the IIS Manager right click Default Web Site highlight “New” in the pop-up menu and click “Virtual Directory…” in the new menu

Click next to the first dialog in the wizard, then as a the alias put “cgi-bin” and click next then as a path for the next dialog put in “c:\inetpub\cgi-bin”.  On the next dialog leave everything checked and check execute and click next

Click Finish to end the wizard.

Now right-click cgi-bin and click properties

Click Configuration in the lower right-hand area of the dialog and make sure .pl is there (if it isn’t, add it the way you see it)

Making your scripts work

To make your scripts work the shebang line (#!/usr/bin/perl) should now be #!C:\Perl\bin\perl.exe .  Any reference to any files should be changed from /home/user etc, to c:/home/user or c:\\home\\users – note the double back-slashes.

Also, renaming your .cgi scripts to .pl is highly recommended – it’s what I do myself ;-)

Assuming this is all done correctly, you should now be able to run your Perl scripts successfully using Windows Server 2003, and IIS 6.0

Ditulis pada jaringan, tkj | Tinggalkan Komentar

jaringan komputer

Brainstorming Awal Dalam Membangun Infrastructure Jaringan komputer Pada Organisasi Anda

Jaringan komputer pada awalnya merupaka kata-2 yang asing sekali didengar di telinga kita pada awal tahun 70-an. Mungkin hanya sebagian kecil saja yang mengerti atau bahkan mendengar kata-2 jaringan komputer. Jaringan komputer bisa memungkinkan beberapa komputer untuk saling berbagi dan bertukar data satu sama lainnya melalui suatu infrastruktur jaringan komputer. Jaringan komputer pertama kali di design oleh ARPA (Advanced Research Projects Agency) yang diperuntukkan kepada departemen pertahanan Amerika Serikat pada awal tahun 1970-an.

Di era digital sekarang ini, sebagian besar orang yang hidup dikota-2 besar dirumahnya sudah tersedia sebuah komputer desktop atau notebook. Anda tahu sendiri kan betapa hampir semua orang yang mempunyai komputer atau laptop dirumah mereka terhubung dengan internet ke dunia luar sana yang merupakan suatu jaringan komputer. Bahkan dirumah-2 yang mempunyai banyak anggota keluarga mempunyai lebih dari satu komputer yang terhubung secara sederhana membentuk jaringan.

Kemungkinan anda telah mempunyai suatu jaringan komputer di rumah, sadar atau tidak jika komputer atau laptop anda dirumah terhubung dengan internet baik melalui koneksi dial-up atau melalui koneksi broadband kabel misal Speedy Telkom ke penyedia internet – ISP (Internet Service Provider) anda. Jika anda bekerja sebagai suatu system administrator atau system engineer di kantor dimana anda bekerja, anda harus paham betul dengan design jaringan yang telah di design oleh consultant system engineer anda sebelumnya.

Kembali seperti gambaran dalam halaman muka tentang gambar sederhana yang menggambarkan tiga tempat yang akan saling berhubungan dengan suatu jaringan komputer, saya asumsikan anda sebagai system administrator dari suatu perusahaan tambang Guinea Smelter yang mempunyai kantor pusat di Hongkong dan tambang di remote site di afrika barat Guinea.

Sebagai fresh graduate yang baru lulus dari jurusan System informatika anda dituntut untuk bisa merealisasikan suatu project untuk membuat suatu jaringan komputer yang mengbungkan kantor pusat di Hongkong dan kedua site tambang yang masing ada di Lumpur Sidoarjo dan juga di Guinea di Afrika barat sono. Satu lagi bahwa perusahaan anda menginginkan juga fasilitas system messaging – email exchange sendiri sebagai system komunikasi messaging buat perusahaan tempat anda bekerja.

Wuohh …gak kebayang dech anda bakal mempunyai tugas yang bakal bejibun yang bisa bikin anda kelepek-kelepek jika anda belum mempunyai pengalaman sama sekali menangani project beginian. Apa yang bisa anda kerjakan untuk memulai project ini.

Pertama kali anda harus membuat suatu brain storming …ngumpulin data sebanyak-2 nya untuk menunjang project ini. Pengumpulan data sebanyak-2nya ini sangat penting sekali agar anda bisa membuat suatu network design infrastruktur jaringan komputer berdasarkan data yang bakal anda peroleh nantinya. Anda harus memulai mengumpulkan data-2 seperti pertanyaan-2 berikut:

  1. Berapa user yang akan memakai komputer pada kantor pusat di Hongkong dan kedua site tambang baik di Sidoarjo maupun di Guinea. Hal ini sangat penting untuk bisa membuat design alokasi IP address yang bakal dipakai di kantor pusat dan di kedua kantor tambang nantinya dan sudah termasuk didalamnya design subnetnya juga.
  2. Anda juga harus memeriksa bagaimana pasokan power listrik di ketiga tempat tersebut, seberapa bagus supply listriknya dan juga system grounding nya juga perlu diperiksa. Hal ini penting untuk men-design backup power jika power utama lagi bermasalah dan tidak tersedia sehingga system jaringan komputer bisa tetap berjalan setidaknya kalau terjadi downtime hanya sebentar saja.
  3. Apakah policy anda nantinya akan mengijinkan karyawan atau level managemen saja bisa mengakses jaringan komputer secara remote saat mereka bepergian untuk keperluan bisnis perusahaan atau tidak? Apakah anda juga harus membangun suatu jaringan virtual private? Anda perlu mendesign endpoint security atau security di bagian entry point anda dengan jaringan untrusted – jaringan internet public. Security firewall anda harus dedesign sedemikian rupa agar betul-betul hanya menginjinkan authorized user saja yang bisa masuk ke jaringan komputer anda dari internet, sehingga infrastructure anda betul-2 aman dari segala ancaman keamanan dari internet.
  4. Apakah ada penyedia jaringan telepon di kantor tambang anda di Guinea sana? Biasanya sich kalo namanya daerah tambang itu yach didaerah remote yang sulit dijangkau oleh fasilitas public seperti jaringan telpon. Untuk itu anda harus bekerja sama dengan vendor setempat yang bisa menyediakan jasa sambungan satellite untuk kebutuhan Wide Area Network anda. Kalau memang terjangkau telpon public, apakah anda akan menggunakan jaringan frame relay untuk koneksi WAN anda, atau jaringan point-to-point, apakah anda juga memerlukan jaringan ISDN atau lainnya.
  5. Duduklah bersama management anda dan diskusikan tentang seberapa kritis system jaringan komputer anda nantinya akan berjalan. Hal ini akan membantu anda untuk mendesign system redundancy; apakah nantinya anda perlu membangun system cluster; load balance atau tidak diperlukan system redundancy karena terbatasnya budget. Service level agreement harus dibuat untuk semua services yang bakal anda design dalam jaringan komputer anda.
  6. Jika sudah tersedia beberapa komputer di kantor pusat anda atau di kedua tempat tambang anda, periksa apakah komputer-2 tersebut sudah mempunyai LAN card atau belum. Hampir semua komputer baru sekarang ini sudah terpasang dengan LAN card built-in dan bahkan laptop baru sekarang sudah terpasang built-in LAN card dan wireless network card – Wi-fi card.
  7. Bagaimana lokasi antar bangunan yang akan saling terhubung nantinya dengan jaringan komputer anda. Apakah antar bangunan itu terpisah jauh atau bahkan tidak memungkinkan untuk di hubungkan dengan kabel jaringan atau kabel LAN, maka anda perlu mendesign dengan menggunakan jaringan Wireless LAN untuk menunjang infrastruktur jaringan komputer anda.
  8. Lakukan wawancara dengan beberapa user kunci dari masing-2 departemen bagaimana mereka akan mengelola datanya. Misalkan departemen keuangan, bagaimana mereka menginginkan keamanan data keuangan perusahaan? Anda perlu melakukan suatu security assessment yang akan mempengaruhi design keamanan jaringan komputer anda nantinya, apakah anda perlu membuat segmen jaringan khusus departemen keuangana atau tidak.
  9. Dan masih banyak sekali tergantung kondisi perusahaan anda, anda bisa mengumpulkan sebanyak mungkin data yang anda perlukan untuk menunjang design jaringan komputer anda.

Jika anda rasa data yang terkumpul sudah cukup maka anda sudah bisa memulai untuk merencanakan jaringan komputer anda berdasarkan data yang telah anda kumpulkan.

Ditulis pada jaringan, tkj | Tinggalkan Komentar