10 juta lapangan kerja

http://topiktrending.blogspot.co.id/2015/09/janji-jokowi-ciptakan-10-juta-lapangan.html?m=1
” Menurunkan angka pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja sebanyak 10 Juta selama 5 tahun” Kata Jokowi di Bandung pada Kamis (3/7/2014).
Namun sayangnya janji yang dilontarkan Jokowi untuk menciptakan lapangan kerja tersebut ternyata bukan diperuntukkan untuk rakyat Indonesia melainkan warga Republik Rakyat Tiongkok yang akan bekerja di Indonesia dalam proyek-proyek besar pembangunan yang digadang-gadang Jokowi dengan RRC.
Menurut kesaksian seorang karyawan yang bekerja di sebuah proyek di Bayah, Banten. Karyawan yang telah bekerja di proyek tersebut selama beberapa bulan mengaku bahwa para pekerja yang bekerja di proyek tersebut didatangkan langsung dari Cina. ” Hampir semua Pekerja Proyek itu adalah orang-orang Cina. tapi yang bikin saya heran, orang-orang tersebut sepertinya tidak berpendidikan, jorok-jorok. Bahkan, mereka juga buang air besar di sembarang tempat. Mereka juga tidak mengerti Bahasa Indonesia, Tidak bisa membaca dan juga menulis. Sepertinya mereka ini adalah golongan masyarakat Cina paling bawah dan dikirim langsung Ke Indonesia. ” Ujar salah satu sumber Eramuslim.
Karyawan tersebut juga menggelengkan kepalanya ketika ditanya apakah para pekerja yang didatangkan dari Cina tersebut akan pulang ke Negera mereka ketika proyek berakhir.
” Saya belum tahu mengenai hal ini, namun menurut saya sih tidak. RRC itu penduduknya sangat banyak bahkan bisa dibilang kelebihan dan mereka itu sepertinya memang sengaja mengirim orang-orang yang tidak bependidikan ke Negara lain seperti Indonesia contohnya. Saya juga merasa sedih melihat banyak sekali Pejabat-Pejabat Indonesia yang sama sekali tidak memiliki rasa Nasionalisme seperti sekarang ini. ”
Itu baru di Bayah, Banteng saja. Belum lagi kalau kita lihat di banyak daerah yang ada di Indonesia. Jadi, jangan heran kalau sekarang kamu lihat banyak sekali orang-orang Cina yang ada di Indonesia. Dia juga berpendapat bahwa Rekayasa Demografi tengah terjadi di tanah air kita ini dan Lama-kelamaan orang Pribumi akan tersingkir oleh orang-orang Cina dan parahnya lagi hal ini terjadi dikarenakan restu presiden kita saat ini.

| Meninggalkan komentar

Dialonq alquran

*repost..*
*Life Reminder..*
Copas dr sebelah….

Sekitar Empat tahun yang lalu tepatnya di awal Ramadhan 1433 H Saya mengikuti kuliah subuh di masjid dekat rumah. Ustadz yang berceramah menceritakan kisah nyata dari seorang rektor salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia yang sedang mencari sistem pendidikan terbaik yang dapat menghasilkan dan mencetak generasi yang cerdas, bermartabat dan bisa bermanfaat bagi bangsa dan agama.
Untuk mencari sistem pendidikan terbaik, rektor tersebut pergi ke Timur Tengah untuk meminta nasihat dari seorang ulama terkemuka di sana. 

Ketika bertemu dengan ulama yang ingin ditemuinya, lalu dia menyampaikan maksudnya untuk meminta saran bagaimana menciptakan sistem pendidikan terbaik untuk kampus yang dipimpinnya saat ini.
Sebelum menjawab pertanyaan dari rektor, ulama tersebut bertanya bagaimana sistem pendidikan saat ini di Indonesia mulai dari tingkat bawah sampai paling atas.
Rektor menjawab, _”Paling bawah mulai dari SD selama 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, D3 3 tahun atau S1 4 tahun, S2 sekitar 1.5 – 2 tahun, dan setelah itu S3 untuk yang paling tinggi.”_
_”Jadi untuk sampai S2 saja butuh waktu sekitar 18 tahun ya?”_ Tanya Sang Ulama.
_”Iya!!!”_, jawab rektor tersebut.
_”Lalu bagaimana jika hanya lulus sampai di SD saja selama 6 tahun, pekerjaan apa yang akan bisa didapat?”_ Tanya kembali Sang Ulama.
_”Kalau hanya SD paling hanya buruh lepas atau tukang sapu jalanan, tukang kebun dan pekerjaan sejenisnya.”_
_”Tidak ada pekerjaan yang bisa diharapkan jika hanya lulus SD di negeri Kami.”_ Jawab si rektor.
_”Jika Lulus SMP bagaimana?”_
_”Untuk SMP mungkin jadi office boy (OB) atau cleaning service,”_ jawab kembali si rektor.
_”Kalau SMA bagaimana?”_
_”Kalau lulus SMA masih agak mending pekerjaan nya di negeri Kami, bisa sebagai operator di perusahaan-perusahaan”_ lanjut si rektor.
_”Kalau lulus D3 atau S1 bagaimana?”_ Bertanya kembali Sang Ulama.
_”Klo lulus D3 atau S1 bisa sebagai staff di kantor dan S2 bisa langsung jadi manager di sebuah perusahaan”_ kata si rektor.
_”Berarti untuk mendapatkan pekerjaan yang enak di negeri Anda minimal harus lulus D3/S1 atau menempuh pendidikan selama kurang lebih 15-16 tahun ya?”_ Tanya kembali sang Ulama. 
_”Iya betul !!!!”_ jawab si rektor.
_”Sekarang coba bandingkan dengan pendidikan yang Islam ajarkan”_
_”Misal selama 6 tahun pertama (SD) hanya mempelajari dan menghapal Al-Qur’an, apakah bisa hapal 30 juz?”_ Tanya Sang Ulama.
_”In shaa Alloh bisa”_ jawab si rektor dengan yakin. 
_”Apakah ada hafidz Qur’an di negeri Anda yang bekerja sebagai buruh lepas atau tukang sapu seperti yang Anda sebutkan tadi untuk orang yang hanya Lulus SD?”_ Kembali tanya Sang Ulama. 
_”Tidak ada !!!”_, jawab si rektor.
_”Jika dilanjut 3 tahun berikutnya mempelajari dan menghapal hadis apakah bisa menghapal ratusan hadis selama 3 tahun?”_
_”Bisa !!!”_, jawab si rektor. 
_”Apakah ada di negara Anda orang yang hapal Al-Qur’an 30 juz dan ratusan hadis menjadi OB atau cleaning service?”_
_”Tidak ada !!!”_, jawab kembali si rektor.
_”Lanjut 3 tahun setelah itu mempelajari tafsir Al-Qur’an, apakah ada di negara Anda orang yang hafidz Qur’an, hapal hadis dan bisa menguasai tafsir yang kerjanya sebagai operator di pabrik?”_ Tanya kembali ulama tersebut. 
_”Tidak ada !!!”_, jawab si rektor. 
Rektor tersebut mengangguk mulai mengerti maksud sang ulama.
_”Anda mulai paham maksud Saya?”_
_”Ya !!!”_, jawab si rektor.
_”Berapa lama pelajaran agama yang diberikan dalam seminggu?”_
_”Kurang lebih 2-3 jam”_ jawab si rektor.
Sang ulama melanjutkan pesannya kepada si rektor…
*_”jika Anda ingin mencetak generasi yang cerdas, bermartabat, bermanfaat bagi bangsa dan agama, serta mendapatkan pekerjaan yang layak setelah lulus nanti, Anda harus merubah sistem pendidikan Anda dari orientasi dunia menjadi mengutamakan orientasi akhirat karena jika Kita berfokus pada akhirat inshaa Alloh dunia akan didapat. Tapi jika sistem pendidikan Anda hanya berorientasi pada dunia, maka dunia dan akhirat belum tentu akan didapat.Pelajari Al-Qur’an karena orang yang mempelajari Al-Qur’an,Alloh akan meninggikan derajat orang tersebut di mata hamba-hambaNya._*
*_”Itulah sebabnya Anda tidak akan menemukan orang yang hafidz Qur’an di negara Anda atau di negara manapun yang berprofesi sebagai tukang sapu atau buruh lepas walaupun orang tersebut tidak belajar sampai ke jenjang pendidikan yang tinggi karena Alloh yang memberikan pekerjaan langsung untuk para hafidz Qur’an.Hafidz Qur’an adalah salah satu karyawan Alloh dan Alloh sayang sama mereka dan akan menggajinya lewat cara-cara yang menakjubkan. “_*
_”Tidak perlu gaji bulanan tapi hidup berkecukupan.”_
Itulah pesan Sang Ulama kepada rektor tersebut.
Mari kita didik diri dan keluarga kita dengan Sistem Pendidikan Terbaik.

Semoga bermanfaat, dan dapat dijadikan rujukan bagi guru dan orang tua kaum muslimin.
Silahkan dishare agar semakin banyak yang  terinspirasi untuk mempelajari dan menghapal Al-Qur’an dan as sunnah.

| Meninggalkan komentar

Kebhinekaan

KEBHINEKAAN
Kalau dengan alasan kebhinekaan orang bebas menista kitab suci agama lain, alangkah buruknya kebhinekaan itu.
Kalau dengan alasan kebhinekaan orang tidak boleh mengumandangkan adzan atau mengaji dengan pengeras suara, namun boleh menyetel musik sekeras-kerasnya, alangkah buruknya kebhinekaan itu.
Kalau karena kebhinekaan wanita dilarang memakai jilbab, namun bebas membuka aurat, laki-laki tidak boleh memelihara jenggot tapi bebas mencukurnya atau memanjangkan kumis, alangkah buruknya kebhinekaan itu.
Kalau karena kebhinekaan seseorang tidak boleh mengajarkan syariat agamanya, tapi bebas mengajarkan komunisme, liberalisme, permisifisme, dan paham apa pun alangkah buruknya kebhinekaan itu.
Kalau karena kebhinekaan orang bebas membuat gerakan sparatisme, tapi dilarang mengkritik ketidakadilan, alangkah buruknya kebhinekaan itu.
Kalau karena kebhinekaan Anda memberi keleluasaan pada perzinahan, homoseksual, dan penyimpangan moral lainya, alangkah buruknya kebhinekaan itu.
Sebenarnya kalian mengikuti prinsip kebhinekaan ataukah kerusakan?
*Hawin Murtadlo*

| Meninggalkan komentar

Kisah ustad jafar unar thalib

MUSLIMCYBER.NET:

Ustadz ja’far umar thalib hafidhohulloh pernah bercerita bagaimana beliau bisa mendapatkan rumahnya yang di degolan
awal mulanya rumah tersebut adalah tempat berkumpulnya para pelaku maksiat yang kemudian meninggalkan rumah itu karena disampingnya didirikan masjid. Sehingga rumah tersebut posisinya bukan milik beliau
Kemudian suatu hari datanglah seorang bapak2 yang dandanannya kumal kotor, datang mengucap salam. Setelah dijawab salamnya, orang tersebut dipersilahkan masuk. Oranag itu heran “jadi saya boleh masuk?” Kata ustadz ja’far. Ya kalau kamu mau bertamu boleh masuk. Orang itu berkata demikian karena kesana kemari sering di usir
Kemudian orang tsb masuk dan menceritakan kisahnya. Dulu dia seorang pengusaha kaya raya. Tapi kemudian bangkrut dan tidak tahu lagi harus bagaimana. Sehingga akhirnya menggelandang kesana kemari. Hingga sampailah dia di rumah ustadz. Kemudian sama ustadz dinasehati banyak sekali. Dan selanjutnya diajak makan siang. Orang itu heran dan lagi2 mengatakan “jadi saya boleh makan siang?” Kata ust. Iya boleh

Setelah itu ustadz tanya ke istrinya, ada uang berapa, kata istrinya cuman ada 20 rb (20 rb waktu itu beda nilainya dgn sekarang) dan ini utk makan kita. Kata ustadz, itu mau saya berikan ke orang tsb.
Setelah diberi uang, orang itu menangis sejadi2nya dan mengatakan uang ini banyak sekali. Kemudian dia pamit
Setelah berlalu lama sekali. Rumah yang ditempati ustadz mau diminta sama pemiliknya. Dan itu hari terakhir ustadz menempati rmh tersebut. Padahal belum ada uang utk pindah, akhirnya beliau sholat dhuha dan berdoa
Siang harinya ada orang datang pakai BMW, bertamu. Ustadz tidak kenal orang tsb, Setelah cerita kesana kemari orang tersebut bertanya, “ustadz rumahnya ini mau dibeli?” Jawab ustadz, “ya kalau saya ada uang saya akan membelinya”
Setelah melanjutkan obrolan, org tsb pamit. Berapa lama kemudian ada notaris datang minta tanda tangan ustadz utk surat kepemilikan rumah yang ditempati sekarang.
Dan notaris tsb cerita, yang membayari rumah ini adalah ornag yang dulu pernah bangkrut tapi tetep diterima baik oleh ustadz
Kini giliran ustadz yang menangis sejadi2nya

Kata ustadz ” dulu saya membuat dia menangis, adapun sekarang saya dibuat menangis oleh dia”

| Meninggalkan komentar

4 jendral

*INFO_MUSLIM_CYBER4RD_BERSATU*.          *Bela Ulama, Cyber Muslim Mulai Begerak Melacak Aset Oknum Polda Metro Jaya*
Mudah sekali untuk membongkar modus kriminalisasi ulama yang diduga dilakukan oleh oknum Polda Metro Jaya. 
Selain faktor keganjalan hukum, penyimpangan kewenangan juga terkait dengan aliran uang dan kepemilikan aset.
Jaringan cyber muslim dalam menyatukan potensi untuk melakukan investigasi secara detil terhadap para pihak yang dicurigai sangat getol mengkriminalisasi ulama.
Apalagi belum lama ini, muncul pemberitaan dugaan KKN yang diadukan oleh LSM MAKI terkait kepemilikan aset oknum Kapolda Metro senilai 80 miliar.
Dugaan KKN tersebut harus diungkap guna menelusuri lebih jauh kaitannya dengan modus kriminalisasi ulama. Termasuk disinyalir adanya kepemilihan aset berupa rumah, mobil mewah dan apartemen.
Adapun aliran keuangan yang dapat ditelesuri secara mendalam, baik yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan para oknum Polri.
Cyber muslim dalam memanfaatkan jaringan dan solidaritas secara luas dengan melibatkan partisipasi umat Islam. Telesuri semua oknum petinggi Polri yang giat menyebarkan kebencian dan upaya penistaan kepada ulama.
Lacak rumah pribadi, keluarga dan kerabat dekat. Dari mana saja sumber kepemilikan aset-aset tersebut? Sehingga publik dapat melihat dengan jernih dan objektif.
Bila terdapat dugaan penyimpangan dan dicurigai KKN, maka lakukan pendataan, buat laporan terperinci dan diekspos secara besar-besaran ke jaringan media sosial.
Tajap berikutnya adalah mendorong KPK, PPATK dan lembaga berwenang untuk mengusut lebih jauh dugaan KKN dimaksut.
Mantan Kapolri Rusdihardjo pada masa kekuasaan rezim Gus Dur sangat memiliki power full dan seolah kebal hukum. Tapi ketiga Gus Dur tumbang yang bersangkutan terseret masuk penjara akibat kejahatan KKN.
Kalau ingin mencari-cari kesalahan ulama dan umat Islam, maka Kapolda M. Iriawan dan jajarannya juga akan menuai perlawanan serius.
Tidak sulit melacak aneka skandal yang diduga melilit mereka, tingga menunggu waktu pergantian kekuasaan maka mereka pun dapat diseret ke jalur hukum.
*sumber: Solidaritas Bela Ulama*
***
https://www.merdeka.com/peristiwa/4-jenderal-polisi-ini-menangis-terjerat-korupsi.html
**

| Meninggalkan komentar

Pribahasa jawa

“Sugih tanpa bandha, Digdaya tanpa aji, Nglurug tanpa bala, dan Menang tanpa ngasorake.”
1. Sugih tanpa bandha.

“Sugih itu mempunyai arti kaya, sedangkan “bandha” itu berarti harta. Jika dirangkai maka menjadi kaya tanpa harta, itulah arti harfiah kalimat ini.
Bagi orang jawa harta itu bersifat duniawi saja atau mudah lenyap. Harta hanyalah titipan dari yang maha kuasa. Jadi belum tentu akan abadi, bahkan bisa musnah kapan saja. Demikian juga jika suatu saat harta itu hilang makan kita tidak akan kecewa atau merasa kehilangan.
2. Digdaya tanpa aji

Digdaya mempunyai arti sakti, aji berarti dimaknai azimat. Jika digabungkan adalah sakti tanpa azimat.
Menurut KP Winarnokusumo, kalimat ini mempunyai makna sebuah nasihat untuk semua manusia. Bahwa kesaktian, kekuatan apapun hanya milik Alloh.SWT. Manusia tidak boleh mengandalkan kekuatannya sendiri, sesakti apapun dia, semua akan kembali dan hanya milik yang Maha Kuasa.
Falsafah tersebut juga melekat pada diri pemimpin, sifat yang tegas dan tidak takut pada siapapun. Yang benar akan dikatakan benar, begitu juga sebaliknya jika salah maka akan dikatakan salah.
3. Nglurug tanpa bala

Kalimat ini terdiri dari kata “nglurug, yang berarti menyerang, tanpa bala artinya tanpa membawa pasukan. Bagi orang Jawa kata-kata tersebut merupakan falsafah atau ajaran yang sangat akurat untuk dilaksanakan. Dalam falsafah Jawa, ngluruk tanpa bala mempunyai makna bahwa untuk mencapai sesuatu tidak harus dengan kekuatan yang luar biasa atau dengan kelengkapan fasilitas yang serba cukup.
Menurut KP Winarso, berbuat sesuatu dengan penuh kehati-hatian, kebijaksanaan serta tidak gegabah. Kita mestinya lebih mengedepankan pendekatan kepada orang lain dari hati ke hati. Dengan pendekatan tersebut orang lain merasa diuwongke (dianggap) atau dihormati pendapatnya.
4. Menang tanpa ngasorake

Kalimat ini bermakna mencapai kemenangan tanpa harus merendahkan orang lain.

Peribahasa ini merupakan ajaran dari R.M. Pandji Sosrokartono (1877-1952) kakak kandung dari pahlawan nasional R.A. Kartini.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

*Robbana Taqobbal Minna*

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

😊❤👍

| Meninggalkan komentar

Janji mu..

Rian Noor:

Ngomong2 nagih janji, yuk tagih janji Pak Jokowi yg bahkan sudah lewat 3 tahun ini
10 janji Jokowi yang dirangkum dan diolah dari berbagai sumber:
1. Janji Merebut Kembali (Membeli) Indosat dari Tangan Asing
Presiden Jokwi berjanji untuk membeli kembali (buy back) saham PT Indosat yang dijual ke perusahaan asing pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Janji ini pernah ditagih oleh anggota Komisi XI DPR Willgo Zainar di sela-sela Rapat Kerja Komisi XI dengan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan, di Gedung DPR RI, Rabu (28/1/2015).
“Jangan hanya janji. Ketika kampanye, gencar berorasi hendak buy back Indosat. Kami menunggu aksi pemerintah,” ujar Willgo Zainar kala itu.
Saat ini, Indosat dikuasai perusahaan asal Qatar, Ooredoo Asia Pte Ltd, dengan kepemilikan saham sebesar 65 persen, pemerintah Republik Indonesia 14,29 persen, perusahaan Amerika Serikat Skagen sebesar 5,42 persen, selebihnya 15,29 persen dimiliki publik.
2. Janji Tidak Bagi-Bagi Kekuasaan
Jokowi berulangkali menegaskan tidak akan bagi-bagi kekuasaan jika terpilih menjadi Presiden RI. Hal itu ditegaskan Jokowi di berbagai kesempatan saat masih kampanye Pilpres 2014 lalu.
Faktanya, semua parpol pengusung dan pendukung Jokowi-JK mendapat jatah menteri. Bahkan, Jokowi juga memberikan jatah menteri kepada partai yang belakangan menyatakan mendukung pemerintah, seperti Partai Golkar.

Tak hanya itu, Jokowi juga menunjuk sejumlah mantan tim suksesnya, masuk ke dalam struktur pemerintahan. Padahal, Jokowi pernah berjanji tidak akan bagi-bagi jabatan dan membuat kabinetnya ramping.
“Pengisian sejumlah orang dekatnya ke dalam lembaga negara sudah jelas terlihat bagi-bagi kekuasaan. Jokowi telah melanggar janjinya saat kampanye dulu. Publik juga telah dibohonginya karena berjanji akan membuat kabinet yang ramping,” ujar Pengamat Hukum Tata Negara Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), M. Imam Nasef, Minggu malam (11/1/2015).
3. Janji Tidak Menaikkan Harga BBM
Sejak Oktober 2014, Presiden Jokowi sudah enam kali melakukan perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pada November 2014, Jokowi menaikkan harga BBM, lalu diturunkan pada Januari 2015. Harga BBM kembali turun pada pertengahan Januari 2015. Awal Maret 2015, harga BBM kembali naik. Di penghujung Maret 2015, harga BBM dinaikkan lagi. Selanjutnya, pada  pertengahan Desember 2016, harga BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Dexlite kembali dinaikkan.
“Penyesuaian dilakukan terhadap Pertamax, Pertalite, dan Dexlite, yang nilainya sebesar Rp 150 per liter, berlaku untuk semua wilayah,” ujar  Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro.
4. Janji Ciptakan 10 Juta Lapangan Kerja Baru
Jokowi berjanji akan menciptakan 10 juta lapangan kerja baru dalam 5 tahun jika terpilih menjadi presiden. Janji itu disampaikan Jokowi di Bandung, Jawa Barat pada Kamis, 3 Juli 2014. “Menurunkan tingkat pengangguran 10 juta lapangan kerja baru selama lima tahun,” ujar Jokowi.
Faktanya, Jokowi justru mempermudah tenaga kerja asing untuk bekerja di Indonesia melalui aturan bebas visa. Hal itu membuat tenaga kerja Indonesia semakin kesulitan mendapatkan lapangan pekerjaan karena harus bersaing dengan tenaga kerja asing.
5. Janji Tidak Akan Ngutang Lagi
Dalam kampanye pilpres tahun 2014, Tim Ekonomi Jokowi JK berjanji tidak akan pernah berhutang lagi. Jokowi tidak akan meminjam uang keluar negeri untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
“Kita mau mandiri, sehingga segala bentuk proses pembangunan pendidikan, infrastruktur harus menggunakan dana sendiri. (Jokowi-JK) menolak bentuk utang baru supaya bisa mengurangi beban utang setiap tahun,” ujar Tim Jokowi JK, Tjahjo Kumolo di Gedung DPR/MPR, Selasa (3/6/2014).
Faktanya, utang Indonesia malah semakin menumpuk saat Jokowi menjadi Presiden. Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal I 2016 sebesar USD316,0 miliar atau sekitar Rp 4.000 triliun lebih.
Angka ini terbilang fantastis jika dibandingkan jumlah utang pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selama 10 tahun SBY menjadi preside

| Meninggalkan komentar