permohonan maaf terindsh

​[7/7 11.13 AM] Yahya Kepsek: *PERMOHONAN MAAF TERINDAH SEPANJANG SEJARAH DAN SAYA INGIN MENYONTOHNYA*
Para Sahabat r.a. tengah berkumpul di sebuah majlis tanpa Rasulullah s.a.w. bersama mereka. Di sana ada Khalid bin Walid, Abdurrahman ibnu ‘Auf, Bilal dan Abu Dzar. Mereka sedang terlibat dalam sebuah pembicaraan. 
Abu Dzar mengemukakan pendapatnya dan berkata: _”Menurutku, seluruh pasukan mestinya begini dan begitu.”_
Bilal menyanggah: _”Tidak begitu. Itu usulan yang keliru.”_
Abu Dzar membalas: _”Engkau juga, wahai anak orang berkulit hitam, engkau menyalahkanku?!”_
Bilal lalu berdiri, marah dan menyesalkan perkataan sahabatnya, dia lalu berkata: _”Demi Allah, aku akan mengadukanmu kepada Rasulullah s.a.w.”_
Bilal tiba di hadapan Rasulullah s.a.w. sambil mengadu: _”Wahai Rasulullah, tidakkah engkau mendengar apa yang dikatakan Abu Dzar kepadaku?”_
Rasulullah s.a.w. bertanya: _”Apa yang dia katakan kepadamu?”_
Bilal menjawab: _”Dia mengatakan begini dan begitu.”_
Wajah Rasulullah s.a.w. kemudian berubah pertanda sangat marah.
Abu Dzar mendengar hal itu. Maka dia bergegas ke masjid dan menyapa Rasulullah s.a.w. seraya memberi salam kepada beliau: _”Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, ya Rasulallah!”_
Rasulullah menjawab: _”Wahai Aba Dzar, apa dengan ibunya engkau menta’yirnya (menjelek-njelekkannya)? Sungguh pada dirimu ada kejahiliyaan!”_
Abu Dzar sontak menangis, lalu mendekat kepada Rasulullah dan berkata: _”Wahai Rasulullah, mintakanlah kepada Allah agar mengampuniku!”_
Sambil menangis Abu Dzar lalu berlari keluar dari masjid menemui Bilal yang sedang berjalan. Dia lalu membaringkan kepalanya sampai pipinya menempel ketanah dan berkata: *_Wahai Bilal, demi Allah, aku tak akan mengangkat kepalaku sampai engkau menginjaknya dengan kakimu. Engkau adalah orang yang mulia dan aku orang yang hina.”_*
Hal ini membuat Bilal menangis. Dia lalu mendekati sahabatnya, mencium pipinya dan berkata: *_Demi Allah, aku tak akan menginjak wajah orang yang pernah bersujud  kepada Allah.”_*
Mereka berdua lalu berdiri dan berpelukan sambil menangis bersama.
Adapun di hari ini, sebagian di antara kita menyakiti saudaranya hingga 10 kali dan enggan mengatakan:  _”Maafkan aku, wahai saudaraku!”_
Sebagian di antara kita mencela saudaranya, melukai prinsip dan hal yang paling berharga pada dirinya, tapi tak pernah mau mengatakan: *_”Maafkan aku!”_*
Sebagian lainnya lagi melanggar kehormatan saudaranya dan mendzhaliminya tapi malu mengatakan: _”Sungguh aku menyesalinya.”
Sungguh, bahwa *MEMINTA MAAF* merupakan tradisi orang-orang mulia dan terhormat, meski sebagian menganggapnya sebagai penghinaan diri. 
*Maka dengan segenap rasa nan tulus karena Allah semata, maafkanlah dosa, kesalahan, dan kekhilafan saya sekeluarga.*
*Semoga Allah memaafkan kita semua.* Aamiin ..
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صَالِحَ النِّيَّاتِ وَالْأَعْمَالِ ..

فِى كُلِّ عَامٍ وَأَنْتُمْ فِى خَيْرٍ ..

[9/7 9.15 AM] Yahya Kepsek: Copy  paste .. 

*Assalaamu’alaikum,wrwb*
Hari Raya ‘Idul Fitri 1437 H tahun ini trending topiknya adalah Brexit (Brebes Exit). Pelajaran atas kondisi ini adalah mengingatkan pada *Kemacetan di Padang Mahsyar*.
Kemacetan di Pejagan mencapai 30 km dan Brebes 6 km, cukup melelahkan, menelangsakan dan konon sampai menelan korban jiwa. Tidak kebayang betapa lelahnya berada di tengah kemacetan berjam-jam, maju tidak bisa mundur tidak bisa, sulit memperoleh supply air dan makanan, minimnya oksigen untuk bernafas. Kondisi Brexit ini memberi ilham keakhiratan : begitu takut jika mengalami kemacetan di Padang Mahsyar…!! Walaupun tidak imbang jika dibandingkan.
Coba hadirkan suasana Yaumil Mahsyar kelak, saat Allah SWT menghimpun puluhan bahkan ratusan milyar manusia dalam satu lokasi. Saat kaki tidak bisa bergerak kesana kemari kecuali hanya bisa menunggu dan menunggu giliran, saat amalnya dihisab (dikalkulasi). Saat itulah gambaran macet total milyaran manusia dalam ketakutan yang hebat, tak berpakaian, tak beralasan kaki yang dipastikan terjadi. Subhaanallaah….
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
*«لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»*
“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan kemana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya”. (HR Tirmidzi dan ad Darimi)
Ingatlah dan berwaspadalah saat hari mengerikan itu tiba : *peradilan yang adil tanpa suap dan gratifikasi, hari di mana seluruh wajah tertunduk, berhadapan hanya sang hamba dengan Rabb-nya saja*. 
Contoh dua pertanyaan seputar harta yang tidak akan meleset perhitungannya : Apakah yakin didapat dan dibelanjakan dengan cara yang halal dan baik ? Adakah garansi ia bebas dari riba, maisir, menipu, korupsi, dusta, mark up anggaran, mengurangi timbangan dan bentuk bentuk kezaliman lainnya..?
Mengurai pertanyaan hadist tersebut tentang umur, ilmu dan harta tentu butuh kajian yang komprehensif dan kontribusi.  *Jangan pernah lelah dan bosan untuk terus belajar dan menghadiri majlis-majlis ilmu Al Quran dan Sunnah*.
_Ya Allah ampunilah dosa-dosa hamba, atas kelalaian menghabiskan umur, kelalaian mengamalkan ilmu, kelalaian memperoleh dan membelanjakan harta, dan kelalaian menggunakan tubuh ini… Bimbinglah hamba di dunia dengan hidayahMu, mudahkanlah hamba dari ketatnya hisab yaumil mahsyar, selamatkan hamba dari fitnah dunia dan fitnah dajjal, selamatkanlah hamba dari siksa kubur dan siksa api neraka._
Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin

| Meninggalkan komentar

denmark

​*Jamaah sekalian..*
Berikut copas dari kamar sebelah. Masih seputar pendidikan/sekolah. Semoga bermanfaat.
*”MENGAPA DENMARK MENJADI SALAH SATU NEGARA TERMAKMUR DI DUNIA ?”*
Mari kita belajar kebaikan dari siapa saja, dari mana saja dan kapan saja…
Mengapa Denmark menjadi salah satu negara paling makmur di dunia? Padahal negaranya tidak memiliki sumber kekayaan alam yang melimpah, padahal kondisi musim di negara itu sangat ekstrim karena dekat dengan kutub utara. Padahal di negeri ini matahari dan siang hari hanya sebentar saja, terutama di musim dingin.
Suatu hari tanpa sengaja, saya mengarahkan jari-jemari saya melalui google untuk membuka sejarah negara Denmark. 
Dari info Wikipedia yang kebetulan saya baca ternyata Denmark adalah negara paling nyaman untuk tempat tinggal manusia di dunia, negara dengan pendapatan penduduk paling tinggi di dunia, juga menjadi negara paling makmur di dunia paling bersih di dunia hingga mendapat gelar “Negeri Dongeng”.
Meskipun kemudian tingkat kenyamanannya tergeser oleh New Zealand. New Zealand menempati urutan pertama negara paling nyaman untuk tempat tinggal manusia di dunia.
Sebagai seorang pendidik, saya langsung berpikir bahwa mungkin yang menjadi penyebab Denmark dan New Zealand menjadi negara termakmur adalah karena pendidikan mereka yang sangat baik.
Namun ternyata dugaan saya keliru. Orang-orang Denmark justru percaya bahwa penyebab dari negaranya menjadi negara termakmur, ternyaman dan teraman adalah karena masyarakatnya jujur.
Orang Denmark percaya bahwa semua kebaikan yang ada di negaranya berawal dari kejujuran, pada saat seorang jujur maka semua fasilitas umum untuk rakyat akan terbangun dengan baik oleh pemerintah, sebagaimana mestinya sesuai standar mutu yang telah ditetapkan di segala bidang mulai dari kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dll.
Masyarakat Denmark percaya bahwa kejujuran bisa melahirkan segalanya. Mereka percaya bahwa setiap manusia itu pintar, dengan kejujuran maka setiap kepintaran manusia akan menjadi manfaat bagi sesama dan seluruh negeri.
Mereka yakin jika setiap aparat pemerintah jujur, mulai dari pejabat, menteri, polisi dan seterusnya dan rakyatnya jujur maka sebuah negara bisa menjadi makmur tanpa perlu menjadi yang paling pintar di bidang pendidikan.
Ternyata memang benar, Denmark masuk dalam salah satu negara dengan tingkat korupsi nyaris nol, seperti juga di Finlandia dan New Zealand.
Karena kejujuran itulah akhirnya pendidikan di negara ini pun menjadi lebih baik dan sangat maju. Jadi tidak salah jika kita katakan bahwa ketidak jujuran (mental korup), akan melahirkan bencana berantai dalam sebuah negara.
Mereka begitu yakinnya bahwa kejujuran adalah awal dari semua kebaikan dan bukannya kepintaran. Dulu saat kami mendirikan sekolah, kira-kira 10 tahun silam, kejujuran dan etika moral adalah prioritas utama, sedangkan kepintaran itu kita kembangkan kemudian, karena kami juga yakin bahwa setiap anak terlahir pintar.
Itulah sebabnya di sekolah kami, kami tidak terlalu pusing jika seorang anak belum bisa calistung saat masuk SD atau bahkan setelah sekolah SD, tapi kami sangat peduli jika sorang anak tidak jujur dan beretika buruk.
Dan setelah membaca artikel ini sepertinya saya diingatkan kembali oleh Allah swt, untuk tetap mempertahankan apa yang sudah kami yakini. Bahwa karakter, perilaku dan kejujuran adalah landasan untuk membangun Indonesia yang kuat dan makmur, bukan sekedar angka-angka akademik yang tertera di buku-buku raport sekolah. Belajarlah juga dari pengalaman negara lain. Semoga kita bs mengawali dari lingkup terkecil, keluarga dan sekolah kita… 

Ditulis oleh : 

Mas Arif Edi,  penggerak Indonesia Mengajar.

| Meninggalkan komentar

mendididk anak

​Tulisan dari Pak Pambudi (VP HR Citibank) cukup bagus nih…sapa tau belum dapat:
WE TRAIN OUR CHILDREN FOR THE JOBS THAT DON’T EXIST YET NOW

-BUILDING LEARNING AGILITY FOR OUR NEXT GENERATION
(Kita mendidik anak-anak kita untuk pekerjaan yang sekarang belum ada).
Kadang-kadang saya cemburu dengan kakak-kakak saya. Mereka semua menjadi dokter. Dan saya masih ingat betapa mudahnya mereka menjelaskan pekerjaan mereka ke nenek saya di Magetan.

Saya memulai karier saya sebagai “artifical intelligence programmer”.

Dan bayangkan bagaimana saya harus menjelaskan apa yang saya lakukan kepada nenek saya atau orang tua saya ketika mereka bertanya,”Gaweyanmu ke apa?” (What do you do for living?).
But perhaps this is life. Hidup berganti begitu cepat, bisnis is changing also so fast. Dan species yang paling sukses bukanlah yang paling kuat atau paling cerdas, tapi yang mampu beadaptasi dengan perubahan.

A lot of jobs we do now, did not even exist some years ago.

Banyak pekerjaan yang kita lakukan sekarang, memang belum ada pada jaman dulu.
Saya yakin pekerjaan seperti digital advertising, social media recruiter, actuaria, underwritter, big data analyst belum ada pada jaman orang tua kita (atau bahkan pada saat kakak-kakak kita belanja di Aldiron Plaza).

Dan kesimpulan yang sama bisa kita tarik bahwa job yang akan dilakukan anak anak kita nanti belum ada pada hari ini.

We dont even know the job that they will do in the future after they graduate fron their university.
Padahal mereka harus kita didik, kita latih, kita educate sekarang. 

Jadi bagaimana dong?

Ada 3 hal yang bisa
PERTAMA, Watch, read, observe and learn:

Pelajari apa trend yang akan terjadi di masa depan: 

1.a) Globalisasi

Think Global Act Global. 

Dunia sudah semakin kecil dan semakin sempit.

People will be connected with anyone, anywhere at any time.

People want to actively contribute in global initiative.
1.b) Urbanisasi

Kita tidak bisa menghindar dari kenyataan bahwa people will move to big cities (unfortunately), and modern lifestyle will continue to dominate the world.
1.c) Digitalisasi.

Everything will go digital: sales, marketing, e-commerce, banking, e-government.

They will be everywhere.

You have only 2 choices. D or D. Digitalize your self or Die.
1.d) Weconomy.

(Dari kata we dan econom)

Dengan terbukanya pasar global, global funding dan crowd funding akan mendominasi bisnis di masa depan.
1.e) Betterness

Di masa depan bisnis akan jauh lebih memikirkan bukan hanya pada short term profit (ehm..ehm… quarterly earning).

Semua bisnis akan memikirkn aspek sosial responsibility, environmental friendly, apa yang bisa mereka lakukan untuk berbuat baik kepada masyarakat dan bagaimana mereka berkontribusi untuk mewariskan bumi yang lebih hijau dan lebih baik ke generasi penerus kita
KEDUA,  Passion and Hardwork. 

Motivasi, dorong dan beri semangat ke mereka untuk belajarkeras dan bekerja keras. Agar mereka berprestasi semaksimal mungkin.

They still have to be the best in what they do.

The competition will be more difficult.

There is no choice, they have to:

– have passion, enjoy what they do

– work smarter and harder

– be open mind and continuously learn
KETIGA, Building Learning Agility.
Membentuk minat dan kemampuan untuk mempelajari hal hal yang baru.

Apapun yang mereka pelajari di sekolah dan universitas hanya mempersiapkan mereka untuk menyerap knowledge dan memecahkan masalah. Tetapi contentnya sendiri akan terus berubah.

Itulah mengapa saya merecruit Management Associates di perusahaan saya sekarang. Dan ternyata mereka berprestasi dengan sangat baik meskipun mereka bukan lulusan ekonomin atau akunting. Mereka ada yang lulusan teknik mesin, micro biology …dll. Yang penting adalah bagaimana mereka mempunyai learning agility.

Kemampuan ini bisa dibentuk dengan cara:

– Expose to different things.

Daripada liburan ke Bali atau Sinagapore (atau ke US) tiap tahun, kenapa tidak ke Ujung Kulon, ke Badui, ke Vietnam, Mongolia, Mumbai, Manila.

It may not be fun. But you will expose them to different culture, language and places.

– Encourage them to learn at least 3 languages. Language skills will be important.

– Encourage them to learn a new hobby… music, aikido, pencak silat, polo air, rugby ….

– Encouge them to learn to take risk 

– Teach them to be open mind and accept different view/perspective on anything

– Continously ask them to get out of the comfort zone

– test their ability to handle difficult challenge/situation in their life.
TERAKHIR, train them to enjoy life.

Ajak mereka menikmati hidup.

Life is fun. Dari kecil ajak mereka melakukan hal hal yang mereka suka.

Mereka harus tahu.

Life is not a sprint. Life is a matathon. 

Hidup adalah perjalanan panjang. Jaga stamina. Istirahat. Minum air. And enjoy your journey …..
Kita coba yuk?

Semoga dengan melakukan ini kita bisa mendidik generasi berikut yang lebih baik,  untuk masa depan Indonesia yang lebih cemerlang.
By the way, the title is about our children. 

But I am sure you understand that the concepts that we share could also be applicable to our team, and ourselves.
Warm Regards

| Meninggalkan komentar

penyebab penyakit

​Ada info untuk kita yg masih di berkahi umur sampe 50th lebih semoga bermanfaat disisa hidup kita.  Pakar Jepang menuliskan…80% org sakit bukan krn fisiknya tapi krn EMOSInya.

  

PIKIRAN NEGATIF TERNYATA TDK BAIK BAGI KESEHATAN.

 

1. MARAH :evil:😾👈 selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam.
2. DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN 😩😭👺😟akan menyebabkan imun tubuh kita mati.. Dari situlah bermula segala penyakit, spt STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan / penyumbatan pembuluh darah). 👹💀👹
3. Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS, 🙅🙍😣maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN.. 
4. Jika kita sering merasa KHAWATIR,😥:twisted:😁 maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG. 
5. Jika kita MUDAH TERSINGGUNG, 👊💪maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur). 💀😴
6. Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN,😯🙊 maka. kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH. 👎
7. Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yg BERLEBIHAN, 😱😵 maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL. 
8. Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING, 😠😒 maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna). 
9. Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, :evil:👺maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.
10. Jika kita sering merasa APATIS (tdk pernah peduli) 🙈🚶 terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH. 
11. Jika kita sering MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES.. ☝☝
12. Jika kita sering merasa KESEPIAN, :|:? maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh). 😦😮
13. Jika kita sering BERSEDIH & merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih) 👻
Sumber : Buku “The Healing & Discovering the Power of the Water”. (by : Dr. Masaru Emoto)

Semoga bermanfaat

| Meninggalkan komentar

Pekrjaan masa depan

​Tulisan dari Pak Pambudi (VP HR Citibank) cukup bagus nih…sapa tau belum dapat:
WE TRAIN OUR CHILDREN FOR THE JOBS THAT DON’T EXIST YET NOW

-BUILDING LEARNING AGILITY FOR OUR NEXT GENERATION
(Kita mendidik anak-anak kita untuk pekerjaan yang sekarang belum ada).
Kadang-kadang saya cemburu dengan kakak-kakak saya. Mereka semua menjadi dokter. Dan saya masih ingat betapa mudahnya mereka menjelaskan pekerjaan mereka ke nenek saya di Magetan.

Saya memulai karier saya sebagai “artifical intelligence programmer”.

Dan bayangkan bagaimana saya harus menjelaskan apa yang saya lakukan kepada nenek saya atau orang tua saya ketika mereka bertanya,”Gaweyanmu ke apa?” (What do you do for living?).
But perhaps this is life. Hidup berganti begitu cepat, bisnis is changing also so fast. Dan species yang paling sukses bukanlah yang paling kuat atau paling cerdas, tapi yang mampu beadaptasi dengan perubahan.

A lot of jobs we do now, did not even exist some years ago.

Banyak pekerjaan yang kita lakukan sekarang, memang belum ada pada jaman dulu.
Saya yakin pekerjaan seperti digital advertising, social media recruiter, actuaria, underwritter, big data analyst belum ada pada jaman orang tua kita (atau bahkan pada saat kakak-kakak kita belanja di Aldiron Plaza).

Dan kesimpulan yang sama bisa kita tarik bahwa job yang akan dilakukan anak anak kita nanti belum ada pada hari ini.

We dont even know the job that they will do in the future after they graduate fron their university.
Padahal mereka harus kita didik, kita latih, kita educate sekarang. 

Jadi bagaimana dong?

Ada 3 hal yang bisa
PERTAMA, Watch, read, observe and learn:

Pelajari apa trend yang akan terjadi di masa depan: 

1.a) Globalisasi

Think Global Act Global. 

Dunia sudah semakin kecil dan semakin sempit.

People will be connected with anyone, anywhere at any time.

People want to actively contribute in global initiative.
1.b) Urbanisasi

Kita tidak bisa menghindar dari kenyataan bahwa people will move to big cities (unfortunately), and modern lifestyle will continue to dominate the world.
1.c) Digitalisasi.

Everything will go digital: sales, marketing, e-commerce, banking, e-government.

They will be everywhere.

You have only 2 choices. D or D. Digitalize your self or Die.
1.d) Weconomy.

(Dari kata we dan econom)

Dengan terbukanya pasar global, global funding dan crowd funding akan mendominasi bisnis di masa depan.
1.e) Betterness

Di masa depan bisnis akan jauh lebih memikirkan bukan hanya pada short term profit (ehm..ehm… quarterly earning).

Semua bisnis akan memikirkn aspek sosial responsibility, environmental friendly, apa yang bisa mereka lakukan untuk berbuat baik kepada masyarakat dan bagaimana mereka berkontribusi untuk mewariskan bumi yang lebih hijau dan lebih baik ke generasi penerus kita
KEDUA,  Passion and Hardwork. 

Motivasi, dorong dan beri semangat ke mereka untuk belajarkeras dan bekerja keras. Agar mereka berprestasi semaksimal mungkin.

They still have to be the best in what they do.

The competition will be more difficult.

There is no choice, they have to:

– have passion, enjoy what they do

– work smarter and harder

– be open mind and continuously learn
KETIGA, Building Learning Agility.
Membentuk minat dan kemampuan untuk mempelajari hal hal yang baru.

Apapun yang mereka pelajari di sekolah dan universitas hanya mempersiapkan mereka untuk menyerap knowledge dan memecahkan masalah. Tetapi contentnya sendiri akan terus berubah.

Itulah mengapa saya merecruit Management Associates di perusahaan saya sekarang. Dan ternyata mereka berprestasi dengan sangat baik meskipun mereka bukan lulusan ekonomin atau akunting. Mereka ada yang lulusan teknik mesin, micro biology …dll. Yang penting adalah bagaimana mereka mempunyai learning agility.

Kemampuan ini bisa dibentuk dengan cara:

– Expose to different things.

Daripada liburan ke Bali atau Sinagapore (atau ke US) tiap tahun, kenapa tidak ke Ujung Kulon, ke Badui, ke Vietnam, Mongolia, Mumbai, Manila.

It may not be fun. But you will expose them to different culture, language and places.

– Encourage them to learn at least 3 languages. Language skills will be important.

– Encourage them to learn a new hobby… music, aikido, pencak silat, polo air, rugby ….

– Encouge them to learn to take risk 

– Teach them to be open mind and accept different view/perspective on anything

– Continously ask them to get out of the comfort zone

– test their ability to handle difficult challenge/situation in their life.
TERAKHIR, train them to enjoy life.

Ajak mereka menikmati hidup.

Life is fun. Dari kecil ajak mereka melakukan hal hal yang mereka suka.

Mereka harus tahu.

Life is not a sprint. Life is a matathon. 

Hidup adalah perjalanan panjang. Jaga stamina. Istirahat. Minum air. And enjoy your journey …..
Kita coba yuk?

Semoga dengan melakukan ini kita bisa mendidik generasi berikut yang lebih baik,  untuk masa depan Indonesia yang lebih cemerlang.
By the way, the title is about our children. 

But I am sure you understand that the concepts that we share could also be applicable to our team, and ourselves.
Warm Regards

| Meninggalkan komentar

sihir uang kertas

​Sihir Uang Kertas dan Perampokan Bangsa-Bangsa

Zaim Saidi  July 2, 2016 Kolom
Uang kertas adalah selembar kertas. Tidak ada nilainya kecuali beberapa gram kertas itu saja, plus sekadar ongkos cetaknya.

Uang kertas itu dinyatakan bernilai hanya karena dibubuhi angka-angka. Artinya anak seusia Sekolah Dasar juga bisa membuatnya.

Tetapi, di situlah tipuan dimulai. Tidak semua orang dinyatakan boleh membuat uang kertas.  Hanya yang diberi hak monopoli: yakni para bankir!

Tapi para bankir kalau ditanya”uang kertas ini apa?” Mereka menyatakan bahwa ini adalah utang kami kepada siapa saja yang memegangnya. Utang, tuips!

Padahal, masyarakat ini, kalau mau mendapatkan uang kertas – yang sebenarnya tak bernilai itu – harus bekerja, menjual barang, atau menjual jasa!

Maknanya kerja kita, barang dan jasa kita, harta riil kita, ditukar hanya dengan benda-benda tak berharga tuips! Itu perampokan sejatinya.

Sedang uang kertas itu, ya kertas, statusnya pun sebagai utang, kalau dibakar ya kebakar. Mau nilai nominalnya Rp1 atau Rp 100 milyar rupiah, jadi abu!

Tidak usah dibakar tuips, disobek saja, jadi dua, atau tiga, tak usah pakai mesin penghancur kertas, nilainya juga raib! Jadi 0, tuips.

Jadi, tuips. sampai di sini apakah belum jelas bahwa uang kertas itu tipuan, SIHIR! Makanya merobek uang kertas diancam pidana, paham bukan?

Karena merobek uang kertas itu, sama saja dengan merobek kertas tisu, koran, dan itu milik kita sendiri. Tapi terkna pidana! Sebab kamu membongkar SIHIR para bankir!

Dan siapa itu yang menerbitkan uang kertas? Para bankir tuips. Tidak ada hubungannya dengan pemerintah. Mereka itu perusahaan-perusahaan swasta!

Kita juga warga swasta, mengapa, dilarang mencetak uang juga? Ya itu, hak monopolinya itu. Paham buakan, negara itu dikuasai oleh para bankir?

Dan untuk mengecoh masyarakat, para bankir itu licik, dipakainya tokoh-tokoh nasional, untuk menghiasi uang kertas. Bukan para artis seperti ini:

duit syahrini
Ketahuilah pula para gubernur bank sentral itu bukan bagian dari pemerintahan sebuah negara. Anggarannya bukan dari APBN. Itu perusahaan swasta tuips!

Kita dikecoh. Pengangakatan gubernur bank sentral atas persetujuan parlemen (DPR). Di AS juga begitu. Tapi itu pengelabuan saja tuips.

Semua bank sentral itu anggota IMF (International Monetary Agency), dan menginduknya pada bank sentralnya bank sentral, pusatnya di Swiss sana. Namanya BIS.

BIS itu Bank for International Settelments. Itu perusahaan swasta tuips, yang sahamnya mayoritas milik Keluarga Rothschild. Pahami ya!

Nah, sekarang masih ada pengecohan lebih jauh lagi, itu rupiah kita – eh rupiahnya bank Indonesia – diberi embel-embel: NKRI (Negara Kesatuan republik Indonesia)!

Adakah makna stempel “NKRI”, plus tanda tangan Menkeu RI, itu? Ya, hanya memastikan bahwa kepentingan para bankir dijamin di negeri ini!

Para politisi, pemerintah RI, cuma dijadikan centeng, amankan kepentingan bankir itu. Soal uangnya, eh kertasnya, tetap dikuasai oleh para bankir.

Pemeritnah RI kalau butuh duit tetap HARUS ngutang. Padahal bisa kan nyetak duit sendiri, kok malah kasih monopoli swasta?

Dan ngutangnya itu pakai bunga lo tuips. Bunga ajaib, bunga yang berbunga lagi. Dan kalau pemerintah mencicicil utang, sebagian besar baru dihitung mencicil bunganya!

Contoh APBN 2014/15, pemerintah RI ngutang Rp 255an triliun. Eh, Rp 155an triliun buat menyicil utang. Tapi, ya, itu sebagian besar cuma diitung nyicil bunga

Makanya waktu RI merdeka, juga ketika AS didirikan, utangnya 0. Tidak mempunyai utang. Hari ini? Melebihi Rp 4.000 Triliun.

Sudah 70 tahun kita menciicil, katakan setiap tahunnya dalam jumlah sama Rp 150 T. Totalnya akan sudah lebih dari 10.000 T. Seharusnya utang kita yang Rp 4.000 T itu sudah lunasss nas, malah ada sisa Rp 6.000T!

Nah, ada kejahatan yang lebih dholim dari itu tuips? Makanya Goethe, puijangga besar Jerman, menyatakan  uang kertas itu ciptaan iblis! IBLIS, tuips!

Belakangan ini kita dengar mereka akan mendorong agar kita bertransaksi nontunai. Artinya bahkan tidak pakai uang kertas itu.

Mereka bilang cukup bit komputer saja! Biar kami hemat, tak keluar uang sepeserpun buat mencetak-cetak  kertas! Harta dan  jasamu kutukar dengan bit.

Dan, dengan transaksi nontunai, warga banyak diminta membayar di muka. Serba prabayar. “Hartamu aku kuasai dulu, kamu pakai belakangan. Kutipu kau!”

“Dan, sewaktu-waktu, kapan kumau, bisa kunyatakan uang itu berlaku atau tidak. Atau sekadar tak kucetak lagi”, seperti Rp 1000, saat ini.

Sementara warga rakyat sudah lupa, atau tidak menyadari lagi, uang Rp 1000 itu dulunya berarti sekali. Biaya bulanan sekolah (SPP) tingkat  SMA, pada 1980an, cukup dibayar dengan  Rp 1000 itu..

Hari ini, kalau kita berikan uang Rp 1000 itu pada tukang parkir, bukan terima kasih kita dapatkan, tapi makian. Dari begitu berharga, menjadi “hina”. Uang kertas adalah perampokan!

Dan perampokan itu juga terjadi secara masif, pada tingkat antarnegara, melalui pengelabuan yang disebut sebagai “kurs” matauang kertas!

Saaat rupiah mulai diterbitkan, kursnya hanyalah Rp 3.8/dolar AS. Hari ini kursnya mendekati Rp 15.000/dolar AS. 3500 kalilebih rendah dari asalnya!

Padahal, hari ini, uang kertas itu pun sebagaian besar sudah tidak wujud, hanya bit saja seperti disebut di atas.

Yang membedakan bit itu namanya saja. Satu bit diberi nama dolar AS nilainya 15.000 kali bit – yang sama-sama tak ada wujudnya – yang bernama rupiah.

Tapi bit itu bisa dipertukarkan dengan emas, perak, tembaga, kayu, dan seluruh kekayaan alam kita. Bit bernama dolar ditukar dengan harta benda kekayaan nyata!

Jadi, pahamilah tipu-menipu besar ini.Sistem uang kertas adalah instrumen perampokan bangsa-bangsa.

Sementara kita dijerat utang dengan bunga-berbunga, harta kekayaan nyata kita ditukar hanya dengan bit kumputer saja.

Kita tidak merdeka, selama kita terus menggunakan uang kertas. Saatnya kita untuk kembali kepada model mata uang emas (Dinar) dan mata uang perak (Dirham).

end.

| Meninggalkan komentar

puasa

​Bismillah…
Hitten Shah, seorang pakar bisnis asal Amerika pernah berkata:
Bisnis itu sebagian adalah masalah proses, dan sebagian lain adalah masalah manusia, sisanya hanya masalah-masalah pelengkap atau masalah kecil.
Dan bulan Ramadhan menurut saya mengajarkan kita melihat proses dan memperlakukan manusia dengan cara berbeda.
Dalam proses, kita mengubah banyak kebiasaan kita selama bulan Ramadhan. Dan dari sini kita belajar bahwa, untuk menjalankan sesuatu yang besar, kita ternyata hanya membutuhkan yang sedikit.
Sedikit makan, sedikit istirahat, sedikit tidur, sedikit berbicara, dll.
Jika kita melihat sejarah, banyak sekali pencapaian besar umat Islam terjadi di bulan Ramadhan, termasuk memenangkan beberapa peperangan besar. Semuanya dilakukan dengan yang sedikit ini dan terbatas ini.
Disinilah kita bisa belajar efisiensi, dan belajar bahwa keterbatasan justru melahirkan kreativitas dan cara-cara baru dalam bisnis. Tidak butuh sumber daya yang banyak untuk memulai bisnis dan membesarkannya.
Karenanya kita sering melihat, justru orang-orang yang ditengah keterbatasan yang biasanya giat dan bisnisnya besar dan stabil.
Dalam memperlakukan manusia, kita juga banyak mengubah pola di bulan Ramadhan. Bukan hanya kita harus membayar karyawan kita lebih banyak (THR), kita juga harus menyediakan ruang untuk mereka beribadah dan menjalankan puasanya. Ini membuat saya tidak mau terlalu mem-push goal terlalu berat di bulan Ramadhan ini.
Alhamdulillah kalau ada goal-goal yang tercapai, saya anggap itu bonus, dan malah biasanya disaat kitapasrah dan tidak berharap seperti ini justru hal-hal yang tidak terduga terjadi…
Saya sering sekali melihat pengusaha yang sudah berbisnis lebih dari 10 tahun, biasanya lebih memikirkan timnya, manusianya daripada proses dan produknya. Siang-malam mereka memikirkan orang-orang yang bekerja didalam bisnsinya tersebut diatas yang lain.
Karenanya adalah wajar kalau bisnisnya bertahan lama dan solid. Bukan hanya timnya bekerja dengan ikhlas, tapi juga mendoakan.
Saya pribadi beranggapan pengusaha adalah pejuang, dan setiap hari kita berjuang untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita, berjuang untuk membesarkan usaha kita, dan berjuang untuk mensejahterakan tim kita, keluarga kita, dan akhirnya lingkungan.
Belajar sabar
Satu lagi kalau boleh saya tambahkan, Bulan Ramadhan mengajarkan kita sabar dalam menjalani proses.
Dan tidak ada guru bisnis yang akan bisa mengajarkan Anda untuk sabar, Anda harus belajar dan menjalaninya sendiri.
Jika sampai akhir Ramadhan ini Anda belum berhasil meraih mimpi-mimpi Anda, jangan bersedih, sabar.
Saya tinggalkan Anda dengan nasihat ustadz Abu Hamzah Yusuf berikut ini:
JANGAN BERSEDIH DAN BERPUTUS ASA
Jangan putus asa jika hari ini Allah menghalangi kita untuk dapat meraih apa yg kita inginkan…
Tak perlu bersedih hati jika kita justru dihadapkan pada kenyataan yang menyakitkan…
Tetaplah tersenyum, karena Allah dengan rahmatnya telah berfirman:
وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal dia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal dia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui”.[QS Al-Baqarah: 216]
Ya Allah, 

Engkau tahu betapa diri ini lemah..
Tunjukilah aku jalan menuju ridha-Mu..
Jangan Engkau biarkan diri ini memilih jalan sendiri selain dari jalanMu..
Semoga setiap langkah kita diberkahi di bulan yang penuh barokah ini.
••• 

Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafidzahullah
Semoga kita diberikan kesehatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan selanjutnya… Aaamiin ya Allah…

| Meninggalkan komentar