tamsil guru

​Tambahan Penghasilan(TAMSIL) adalah tunjangan tambahan penghasil bagi guru swasta dan  PNS yang asa di Balikpapan.

Namun, terdapat perbedaan yang cukup mencolok antara ketentuan penerima tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu :


  1. Mempunyai NUPTK
  2. Memenuhi beban tugas sebagai guru
  3. Guru PNS Non Pendidikan Agama yang belum bersertifikat Pendidik.



Para Tenaga Pendidik calon penerima Tamsil ini kemudian dibuatkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat sebagai Tenaga Pendidik Penerima Tamsil. Seperti halnya Tunjangan Profesi Guru (TPG), SK Penerima Tamsil ini dibuat persemester dan pembayarannya dilakukan per triwulan.


Pada tahun-tahun sebelumnya, persyaratan pembayaran Tunjangan Tambahan Penghasilan ini oleh banyak pengelola Tunjangan Tambahan Penghasilan Dinas Pendidikan Kab/Kota hanya bersandar sudah bersertifikat pendidik atau belum. Namun tahun ini mempersyaratkan harus memiliki NUPTK (yang sampai sekarang belum optimal penerbitannya, padahal masih ada PNS yang belum punya NUPTK), jumlah jam mengajar harus 24 Jam Pelajaran (walaupun tidak linear dengan SK Pengangkatan), dan guru PNS Non Pendidikan Agama (yang tahun sebelumnya dibayarkan oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota).


Kebijakan pemenuhan beban tugas yang sebagai guru (yang harus mengajar optimal 24 JP) amat bagus, mengingat penyebaran tugas guru yang belum merata pada satuan pendidikan di hampir semua daerah, tetapi apakah Kemdikbud via PDSPK telah siap untuk melakukan generate penerbitan NUPTK lewat aplikasi Verval PTK? Karena apabila tidak, tentunya ini akan menimbulkan kerasahan dan kegelisahan akan kebutuhan NUPTK di kalangan guru PNS baru, utamanya tenaga pendidik yang terangkat lewat jalur K2 tahun kemarin yang rata-rata terangkat dengan menggunakan ijazah SMA ataupun Diploma, sedangkan persyaratan penerbitan NUPTK telah menetapkan minimal syarat pendidikan S1.


Semoga kebijakan yang ditetapkan oleh Kemdikbud berjalan beriringan sehingga tidak mem

| Meninggalkan komentar

Tamsil

| Meninggalkan komentar

pesan Menteri Pendidikan yang baru

Home » GURU » RESONANSI FINANCIAL » SERTIFIKASI GURU » UKG » Info Terbaru! Sertifikasi Guru Akan Dihapus mulai Agustus 2016, Diganti Dengan Resonansi Financial

Info Terbaru! Sertifikasi Guru Akan Dihapus mulai Agustus 2016, Diganti Dengan Resonansi Financial


SUARAPGRI – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo secara resmi telah mengumumkan pergantian menteri di Kabinet Kerja. Salah satu posisi yang mengalami pergantian yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan yang diganti oleh Muhadjir Effendy, pria kelahiran 29 Juli 1956 meraih gelar sarjana di IKIP Malang pada 1982.


Salah satu visi dari Muhajir Effendy adalah meniadakan program Sertifikasi bagi guru baik PNS maupun bukan PNS dikarenakan dianggap membuang-buang uang negara saja.



Pelatihan guru yang memakan banyak biaya dan tidak sinkron dengan hasil yang diharapkan rencananya akan dihapus mulai bulan Agustus tahun 2016 ini.


Untuk kedepan guru tidak perlu pelatihan ataupun sertifikasi lagi, karena sudah diganti dengan program baru yang disebutRESONANSI FINANCIAL.


Siapapun yang berstatus sebagai guru akan langsung diberikan tunjangan cukup dengan melampirkan tanda bukti atau surat keterangan bahwasanya ia benar-benar seorang guru maka tanpa melewati proses pelatihan ini dan itu seperti sertifikasi ataupun UKG guru tersebut namun langsung mendapatkan tunjangan profesi secara otomatis dan berkala. Luar biasa, inilah misi hebat dari mentri pendidikan baru kita. Semua guru tentu semakin berbahagia dan sukses dalam profesinya, semoga misi ini terwujud! Ini dia Pesan Pertama

Prof Muhajir Effendy sebagai Mendikbud :


Guru adalah kunci kesuksesan pendidikan generasi penerus. Karena itu guru harus benar-benar cakap, kompeten dan profesional dalam melaksanakan tugas mendidiknya.

Untuk itu seharusnya guru datang dari kelompok warga bangsa yang cerdas, punya idealisme, berpandangan luas, dan dedikasi yang tinggi.


Pemerintah berkewajiban untuk mengembangkan iklim kerja pendidik yang benar-benar kondusif dan inspiratif agar guru berkembang dan maju. Selama ini guru diperlakukan sama saja dengan pegawai yang lain seperti pegawai administrasi pada umumnya. Lebih buruk lagi iklim kerja yang hanya mendisiplinkan guru dengan menakut-nakuti dengan sanksi-sanksi seperti pencabutan tunjangan pendidik, hambatan kenaikan pangkat dan sebagainya. Tidak mendidik dan tidak mendorong guru untuk maju. Iklim kerja seperti itu harus ditinggalkan karena hanya cocok untuk kuli tanam tebu jaman kulturstelsel dan tidak mengundang putra-putra terbaik bangsa untuk menjadi guru.

| Meninggalkan komentar

BTP

​Walaupun tgl 2 des 2016 tdk diijinkan oleh kapolri.

maka segenap umat islam seluruh indonesia tetap harus berjalan untuk DEMO AKBAR 3 alhamdulillah dari aceh akan membawa 100 bis. 

Jawa timur menyiapkan 300 bis .

Jawa barat dipimpin oleh KH.Asep Mausul 500 bis. Jawa tengah oleh Habib usman bin mahmud alaydrus 200 bis. Banjarmasin kalimantan 100 bis lampung 30 bis . Medan 70 bis.

Bandung dipimpin oleh A’a Gym 40 bis Bogor Ust Arifin Ilham 20 Bis .

HTI Jabodetabek 50 bis . Muhammadiyyah bandung sukabumi dan bogor 45 bis. 

Tolong disebarkan untuk umat islam.
Mungkin kita mengira bahwa ‘hingar bingar’ kasus penistaan agama ini hanya menyedot konsentrasi di tingkat lokal saja. Faktanya adalah tidak. Justru sudah lama menjadi konsentrasi global. Perhatikan sedikit saja, siapa yang lebih sibuk ke sana ke mari. Pontang panting menemui tokoh itu dan ini. Bukanlah si tersangka, ‘kan? Beliau yang sibuk itu karena memang ada tekanan ‘entah dari siapa’.
‘Invisible Power’ yg selama ini bermain di ranah ekonomi dan politik dalam negeri guncang (baca: cukup kelabakan). Banyak operasi ‘tak terlihat’ mereka lakukan. Rapat-rapat strategis maraton digelar di negara-negara dekat Indonesia. Betapa tidak, akibat kasus ini, beberapa project mereka di bidang ekonomi dan politik Indonesia khususnya, terganggu.
‘Moslem Power’ yang ditunjukkan pada 2 kali aksi demonstrasi membuat mereka terhenyak. Makanya rencana aksi untuk yang ke-3 kali ini mereka bendung dan coba digagalkan sedemikian rupa. Ditambah lagi isu ‘Rush Money’ yang kemudian mengerucut kepada pemindahan dana tabungan yang disimpan di bank-bank swasta milik kaki tangan mereka (invisible power) ke bank milik pemerintah atau bank syariah, membuat mereka ‘kejang-kejang’. Kondisi ini menarik, karena baru kali ini sejak tahun 1998, para ‘invisible power’ ini dibuat kelabakan.
Kerepotan mereka semakin menjadi jika masyarakat Muslim di Indonesia, yang adalah pangsa pasar terbesar mereka di dunia, menciptakan ‘gelombang tsunami’ yang bertubi-tubi dengan berbelanja kebutuhan kesehariannya HANYA di warung, toko, mini market, super market, grosir, supplier, agen dan seterusnya yang dimiliki oleh pengusaha Muslim saja. Termasuk juga bidang lainnya seperti jasa, transportasi, keuangan, perbankan, dll, jika secara massif dilakukan pemindahan ketergantungan dari korporasi milik mereka dan kaki tangannya ke korporasi milik umat Islam, akan mengakibatkan gempa 9 SR yang membuat mereka ‘gulung tikar’.
Saking kerepotannya, maaf, mereka (invisible power) harus melakukan pengalihan konsentrasi umat Islam Indonesia dan juga dunia dengan melakukan kejahatan kemanusiaan di Rohingya untuk yang ke sekian kali. Tidak ada yang kebetulan. Kejadian kejahatan kemanusiaan ini adalah by designed.
This is it. Momentum ‘penistaan agama’ ini memang bagi mereka bukan tentang BTP seorang diri saja. Dampaknya menggurita. Oleh sebab itu, isu yang dikembangkan mereka adalah bahwa aksi umat Islam ini, baik aksi demonstrasi maupun aksi lainnya ‘ditunggangi’ aktor politik (dan ekonomi). Isu itu adalah memang dari efek yg mereka rasakan.
Raksasa peradaban yang lama tertidur ini mulai menggeliat. Gerakan terbangunnya membuat kehebohan sedemikian rupa. Membuat panik dan kelabakan musuh-musuhnya. Semoga saja ini memang pertanda kebangkitan umat Islam bangsa Indonesia khususnya, dan dunia pda umumnya.
Semangat persatuan umat Islam lintas organisasi, partai politik, harakah/pergerakan, dan madzhab, yg sudah mulai terbentuk dengan indahnya ini perlu dijaga. Ikatan yang kokoh yang mempersatukan ‘lidi’ yang tadinya berserakan harus dipertahankan sedemikian rupa. Karena mereka akan berfokus untuk mencerai beraikan lagi. Mereka kerahkan segenap kekuatan agar raksasa peradaban ini tidur lagi, lunglai tak bertenaga kembali.
Kini saatnya kita giring para ‘invisible power’ dan kaki tangannya menjadi kalap dan mengiringi pergerakan aksi kita ke tengah lautan. Kita tenggelamkan dengan izin Allah mereka laksana Fir’aun dalam kehinaan.
Bangkit! Inilah saatnya kita merdeka atau mati!
_Azzam Mujahid Izzulhaq_

| Meninggalkan komentar

Kami adalah cucu ikrimah bin abi jahal

​*KAMI ADALAH ANAK CUCU IKRIMAH BIN ABU JAHAL*
*Kepada presiden republik Indonesia*
*Kepada Kapolri bapak Tito Karnavian*
*Kepada Panglima TNI bapak Jenderal Gatot Nurmantyo*
*Dan kepada semua yang diamanahi kepemimpinan di Negeri Indonesia ini*
Ketahuilah ….

Kalian bisa melarang semua perusahaan bus, travel dan angkutan massal lainnya agar tidak mengangkut kami berjihad membela agama kami. 
Kalian bisa meneror dan mengancam para sopir dan kernet agar tidak mengantarkan kami memenuhi seruan ulama kami
Kalian bisa menakut-nakuti semua ketua RT, RW dan Lurah agar melarang warganya berangkat menjawab seruan jihad yang mulia ini
Namun ketahuilah, kami adalah anak cucu Ikrimah bin Abu Jahal pahlawan pemberani sepupu Nabi shollallohu alaihi wasallam. Yang berjalan kaki dari Madinah ke Yarmuk, perjalanan sejauh 1200 kilometer di bawah terik matahari padang pasir. Ia tetap teguh melangkah walaupun  Khalid bin Walid keberatan, *_”Jangan kau lakukan ini wahai Ikrimah karena jika engkau celaka, itu adalah musibah bagi umat Islam”._* kata Panglima Khalid bin Walid khawatir.
*_”Biarkan aku berjalan wahai Khalid..!!! Sesungguhnya, engkau lebih dahulu masuk Islam, dan bersama-sama dengan Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam. Aku tidak mungkin menandingi amal dan pengorbananmu untuk Islam. Maka biarkan aku berjalan agar kedua kakiku menjadi saksi kelak di hadapan Allah”,_* jawab Ikrimah. 
Di Yarmuk Ikrimah bertempur dengan sangat dahsyat, ia terbunuh syahid, dan pada diri Ikrimah terdapat tujuh puluh lebih tikaman, pukulan dan anak panah.
Demi Allah ….!!!!

Kami akan datang memenuhi panggilan Rabb kami walaupun harus berkonvoi dengan motor-motor butut kami
Kami akan penuhi panggilan jihad ini walaupun harus menggunakan truk-truk pengangkut pasir
Kami akan datang Jakarta, walau harus menyewa angkot atau berdesak-desakan di kereta ekonomi
Kami takkan rela penista agama kami bebas berkeliaran dilindungi para penguasa durjana.
*Karena kami adalah penerus Khalid bin Walid*

*Karena kami adalah anak cucu Ikrimah bin Abu Jahal.* 
مَا كَانَ لأهْلِ الْمَدِينَةِ وَمَنْ حَوْلَهُمْ مِنَ الأعْرَابِ أَنْ يَتَخَلَّفُوا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ وَلا يَرْغَبُوا بِأَنْفُسِهِمْ عَنْ نَفْسِهِ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ لا يُصِيبُهُمْ ظَمَأٌ وَلا نَصَبٌ وَلا مَخْمَصَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلا يَطَئُونَ مَوْطِئًا يَغِيظُ الْكُفَّارَ وَلا يَنَالُونَ مِنْ عَدُوٍّ نَيْلا إِلا كُتِبَ لَهُمْ بِهِ عَمَلٌ صَالِحٌ إِنَّ اللَّهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ (١٢٠) وَلا يُنْفِقُونَ نَفَقَةً صَغِيرَةً وَلا كَبِيرَةً وَلا يَقْطَعُونَ وَادِيًا إِلا كُتِبَ لَهُمْ لِيَجْزِيَهُمُ اللَّهُ أَحْسَنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ 

_”Tidak pantas bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badui yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (pergi berperang) dan tidak pantas (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada (mencintai) diri rasul. *Yang demikian itu karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan di jalan Allah, dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir dan tidak menimpakan suatu bencana kepada musuh, kecuali (semua) itu akan dituliskan bagi mereka sebagai suatu amal kebajikan. Sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. Dan tidaklah mereka memberikan infak baik yang kecil maupun yang besar dan tidak (pula) melintasi suatu lembah (berjihad), kecuali akan dituliskan bagi mereka (sebagai amal kebajikan), untuk diberi balasan oleh Allah (dengan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”*_ *(QS At Taubah 120 -121)*

*Ya, tidak lah pantas mengaku muslim namun saat Islam dihina, Al Qur’an dihujat, ulama dilecehkan kita hanya diam saja.*
_”Labbayk ya Allah”_ : Kami penuhi panggilan-Mu ya Allah
Marilah wahai mujahidin, kita sambut seruan _Jihadul Kalimah_ (jihad dengan lisan dan nasehat)  ini, semoga setiap tetes keringat, setiap dahaga dan kehausan, setiap lelah dan penat ditulis Allah sebagai sebuah pengorbanan serta penghapus dosa dan kesalahan

*Abu Izzuddin – Bumi Allah 24/11/2016*
Silahkan dishare seluas-luasnya

| Meninggalkan komentar

IGI Balikpapan adakan workshop nasional

 Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Balikpapan sebagai salah satu organisasi profesi guru, tak pernah berhenti berupaya meningkatkan kualitas guru sebagai pendidik dan pengajar. 

Setelah sukses melaksanakan Workshop Nasional Satu guru satu inovasi (SAGUSANOV)  dibeberapa kota di Indonesia  kemarin sabtu (22/11)  yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum IGI wikayah, Sigit Sigakayan MT di Aula STIKOM Balikpapan. ,  IGI Kota Balikpapan  melaksanakan kegiatan Workshop Nasional, Optimalisasi Aplikasi Android Sebagai Media Pembelajaran Kreatif. 

Kegiatan ini merupakan salah satu program yang berorientasi pada peningkatan dan pengembangan kualitas guru di Kota Balikpapan. “Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 80 peserta yang telah memiliki tablet android,” kata Ketua IGI Balikpapan, Ridwansyah S.kom, MM.

Sementara itu H. Rahmad Mas’ud yg membuka acara pelatihan memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap upaya upaya peningkatan kompetensi guru. Menurut Wakil Walikota Balikpapan ini, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadikan guru lebih termotivasi mengembangkan  potensi diri. Khususnya dalam hal penguasaan media pembelajaran yang berbasis IT. “Makanya saya berharap pelatihan ini dapat diikuti dengan baik, sehingga bisa memberi manfaat kepada guru dan akhirnya bisa diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing,” harapnya.

Kepada pemateri,  Wakil Walikota ini mengaku sangat berterimakasih karena telah jauh-jauh datang demi menyampaikan ilmu baru yang mungkin selama ini belum diketahui oleh guru di kota minyak ini.

Salah seorang pemateri Abdul Karim, yang merupakan salah satu Master Trainer Nasional Microsoft mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk memberi edukasi kepada  guru, sehingga guru menjadi  profesional sebelum menyampaikan materi kepada siswa. “Khusus untuk komik, pembelajarannya sebenarnya sangat mudah, karena softwarenya sudah ada dan tinggal mengikuti petunjuk serta cara yang dianjurkan,” katanya. 

Selain itu, Abdul Karim juga berbagi ilmu kepada guru tentang bagaimana asyiknya mengajar tanpa menggunakan papan tulis, spidol, atau kapur yaitu menggunakan aplikasi dan peralatan yang berbasis IT.

| Meninggalkan komentar

PENGURUS IGI DILANTIK

Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) kota Balikpapan periode 2016-2021 resmi dilantik, Sabtu (22/11) lalu di Aula kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda.

Pelantikan yang dilaksanakan sekaligus pelaksanaan workshop nasional “Optimalisasi Aplikasi Android dalam pembelajaran kreatif” dilakukan oleh ketua Harian IDI Pusat Dr. Rosa

Pengurus yang dilantik sebagai ketua IGI Kota Balikpapan  masa bakti 2016-2021 adalah Ridwansyah Heman, S.Kom,MM, sebagai Firmansyah dengan bendahara Masita S.Pd, MM.

Pelantikan pengurus IGI Kota Balikpapan  ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur H. Awang Faroek Ishak yang diwakili oleh Staff Ahli Dr. SIGIT. …..  yang disaksikan oleh pejabat dan Dinas Pendiidkan Provensi Kalimantan Timur.

Ketua IGI kota Balikpapan yang dilantik Ridwansyah Hemna S.Kom, Mm pada sambutannya menyebutkan, terpilih dirinya untuk memimpin IGI Kota Balikpapan akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan serta membesarkan IGI kedepannya, sesuai dengan tugas dan fungsinya. Yang pada akhirnya, bisa memberikan kontribusi bagi daerah juga masyarakat.

“Fungsi IGI sangat berat. Tujuan utamanya, meningkatkan pprofesionalisme, kompetensi dan kesejahteraan guru di kota Balikpapan,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap seluruh pengurus IGI kota Balikpapan yang baru dilantik dapat bekerja sama dan semakin solid dengan meningkatkan profesionalisme dalam bertugas dengan dukungan dari semua pihak terkait.

Ketua IGI wilyah Kalimantan Timur dalam penegasan singkatnya menyampaikan, kepada semua Guru yang bergabung di IGI Kota Balikpapan harus memberikan pelayanan terbaik didalam melaksanakan tugas pembelajaran, dan bekerja dengan profesional dan terus meningkatkan konpetensinya. Dengan demikian, tidak merugikan pihak manapun.
Selain itu, dirinya berharap pengurus IGI kota Balikpapan dapat bekerjasama dan menjalin koordinasi serta komunikasi yang baik dengan pihak terkait terutama Pemerintah Kota Balikpapan terutama  Dinas Pendidikan demi peningkatan profesionalitas dan kompetensi Guru.:

| Meninggalkan komentar