Sepakbola vs pendidikan kita

Tidak ada yang lebih menarik diperbincangkan diawal juli ini selain sepakbola. Dalam angkot, anak2 pada ngomongin meisi yang tidak bisa mencetak 1 golpun dalam piala dunia 2010 ini.  Di kampus, pada ngomongin raut muka maradona. Macam” tafsir yang dilakukan teman-teman. Ada yang bilang, air mata maradona adalah air mata penyesalan karena telah menghinakan muller, pencetak gol pertama jerman. Sebulan ini banyak orang menjadi gila bola.

Mungkin orang bertanya, apa gunanya coba kita tergila gila dengan sepak bola sampe rela begadang hanya untuk menonton suatu pertandingan… Ia, bagi orang yang menyukai bola, ini adalah inspirasi, luapan emosi, hiburan luar biasa dan banyak lagi.

Sepakbola memang olahraga luar biasa. Sepabbola mampu mempersatukan bukan lagi negara tapi benua. Seluruh afrika bersatu mensukseskan piala dunia.

trus apa hubungannya dengan pendidikan. Hubungannya jelas. Dalam sepakbola dikelompokan menjadi 3, pemain depan, tengah dan belakang. ketiga bagian ini harus bekerja secara sistematis sehingga tercipta pertahanan yang kuat, permainan yang indah. kemampuan menyerang yang luar biasa. Penyatuan antara intelegensi, penguasaan emosi, dan agresifitas dituntut harus dimiliki oleh pemain. Menjadi pemain bola tidak cukup hanya kuat berlari, tidak cukup hanya tinggi dan besar, tidak cukup hanya tenang dan cerdas,

bersambung mo sholat dului

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Aktivitas, Bebas, impian, Mimbar Pendidikan, refleksi, wajah kita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s