Terpana

Lintasan Pikiran yg Mebuatku Terpana

Sesungguhnya jika engkau mengalami kerugian dalam suatu urusan yg engkau sendiri tidak menyangka akan terjadi pada suatu hari, maka sesungguhnya Allah akan memberimu suatu rezki yang engkau sendiri tidak menduganya pada suatu hari nanti engkau akan memilikinya.

Optimislah ketika begitu berat bagimu urusanmu, sesungguhnya Allah SWT telah bersumpah /mengulang-ulang dua kali, “Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan.

Kehidupan bertanya kepada kematian, “Mengapa manusia begitu mencintaiku namun mereka begitu membencimu?”.
Kematian menjawab, “Karena engkau adalah pendusta yg cantik, sedangkan aku adalah sesuatu yg hakikat (kebenaran) yg menyakitkan.”

Kita tdk mengetahui -setelah rahmat kasih sayang Allah- apa kah yg dapat memasukkan kita ke dalam surga? Apakah rakaat shalat, atau sedekah, memberi air minum, atau memeberi hajat keperluan org mukmin lain atau dakwah, dzikir !!!???
Maka, beramal lah dan jangan menanggap kecil (sepele) amalanmu.

Letakkan lah sedikit perasaan sensitif di akalmu hingga ia menjadi lembut. Kemudian letakkan lah sedikit akal di atas kepalamu agar ia menjadi lurus (istiqamah).

Hati yg menerima rasa sakit namun diam dan mau memaklumi kesalahan org lain (sesuai niatnya) itu membuatku terpana.

Ketika engkau mengira bahwasanya setelah ada kesulitan pasti ada kegembiraan. Dan setelah linangan air mata itu ada secercah senyuman.
Maka engkau telah melakukakn suatu ibadah yg sangat besar yaitu: telah barbaik sangka kepada Allah.

Ya Tuhan kami, kami “asyik” terhadap kehidupan ini padahal Engkau pasti akan membinasakannya. Kami telah menyimpang dari surgamu padahal Engkaulah yg membangunnya.

Anugerahkanlah kami petunjuk agar kami tentràm damai. Berikanalah hidayah pada diri-diri kami. Sungguh kami lemah untuk mengobatinya.

Ya Tuhan kami, jika kami ada tempat di surga-Mu maka kokohkanlah iman kami hingga kami menemui-Mu.

(Terjemahan bebas.. mudah2an bermanfaat.. amin)

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s