Kedai

Menarik menyimak keynote speech dari pak Menteri Sofyan Jalil dalam Munas V Perhimpunan KBPII.
Tentang runtuhnya kedai atau lepau kami. Jaman baheula yg menguasai perniagaan adalah peniaga muslim krn dulu sekolah susah jd birokrat susah mk mrk ya masuk ponpes dan dagang fokus disitu. Namun sejak orba cina disusahin sekolah dan susah jd birokrat sementara yg muslim masuk sekolah dan jd birokrat krn mudah dan dagang ditinggalkan mk peniaga2 muslim yg hebat tdk ada penerusnya lg. Contoh Rokok Jarum Bol dikudus milik muslim lbh agus drpd jarum krn dulu jarum biasa minjem ke jambu bol mereka bersahabat namun berjalan waktu anak2 jarum tetep ngurus usaha bapaknya krn susah sekolah dan susah jd birokrat sementara anak2 jambu bol pada sekolah dan lulus masuk birokrat dan bumn. Saat ini pemilik jarum menjadi orang2 terkaya no 1 dan 2 di Indonesia sedangkan pemilik jambu bol hanya pensiunan GM PLN sementara Jambu Bol nya krn tdk ada yg urus tinggal kenangan.
Jd bisa disimpulkan secara awam bahwa sekolahlah atau perguruan tinggi dan menjadi birokrasilah yg membuat muslim tdk meneladani Nabi menjadi pedagang atau pebisnis dan krn 9 dari 19 pintu rejeki adanya di perniagaan mk wajarlah kedai atau lepau kami runtuh dan dampaknya surau kamipun bisa runtuh. Wallahualam bish showab.
Copas dari sebelah

Iklan

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s