hikmah anak ke masjid

​Hikmah petang: membawa anak kecil ke masjid
Masih dlm suasana n tema isra’ mi’raj.. tadi pas khutbah jumat, saya singgung ttg keutamaan shalat, n shaf anak2 di masjid. intinya:
– hendaknya anak yg diajak ke masjid itu yg sudah mumayyiz/ masuk usia tamyiz. 
– berdasarkan hadits, usia tamyiz adlh antara 7 s/d 10 tahun. 

– tapi jika seorang anak berusia di bawah 7 tahun sudah bisa shalat dg tenang dari awal sampe akhir, dmana kehadirannya tdk mengganggu orang lain, tdk apa2 diajak ke masjid.
– meskipun seorang anak berumur lebih dari 10 tahun, tp kalo pas shalat jamaah masih suka bermain n mengganggu jamaah, sbaiknya dia belajar shalat di rmh.
– anak2 yg sudah bagus shalatnya, sbaiknya tdk shalat persis di belakang imam. sbgmn dlm hadits, yg di blkg imam adlh orang yg sudah baligh (dewasa) n yg lebih pandai agamanya/bnyk hafalan qur’annya. kecuali jika tdk ada orang lain, dmana yg ada hanya anak kecil tsb, tdk mengapa dia di blkg imam.
– pun utk shaf pertama, hendaknya diisi oleh orang dewasa. kecuali jika shaf pertama masih sisa n tdk ada lagi orang dewasa. anak kecil boleh shalat jamaah pd ujung shaf.
– stlh shalat jamaah dimulai, lalu datang orang dewasa, dia tdk boleh menggeser anak kecil tsb.
– hadits yg menyebutkan bahwa nabi saw pernah membawa umamah (cucunya) anak zainab, n hasan husain dlm shalat jamaah; itu adlh dalil kebolehan, bukan keutamaan. maksudnya, misal jika ibu si anak lagi sakit atau ada kesibukan lain, dmana jika si anak ditinggal di rmh bisa merepotkan atau membawa madharat, maka tdk mengapa bagi si ayah utk membawanya ke masjid. jadi, itu bukan keutamaan. melainkan kebolehan, jika … … 
– hendaknya tdk membawa anak kecil perempuan shalat berjamaah di masjid satu shaf dg laki2 (di samping bapaknya). karna bagaimanapun dia beda jenis, n bisa memutuskan shaf. jika terpaksa membawa anak perempuan (meskipun sdh bisa shalat dg baik), si bpk bisa shalat di ujung shaf n meletakkan si anak sebelahnya. akan lebih baik, jika tdk dikhawatirkan, si anak shalat di shaf perempuan atau di belakang shaf (jika tdk ada jamaah perempuan).
– masjid ada adabnya n kita hendaknya menjaga kehormatan masjid. di antara tujuan utama didirikannya masjid adlh utk ditegakkan shalat berjamaah di dalamnya. sehingga, siapa pun mesti menjaga agar orang yg shalat berjamaah tdk terganggu kekhusyu’annya.
wallahu a’lam..

Ust. Abduh Zulfidar Akaha

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s