surat perpisahan

​| Surat Perpisahan |
Saudaraku,

Aku akan pulang…

Sudah di 10 hr pertama(1/3 bulan )bertamu namun seringkali aku ditinggal sendirian.
Walau sering dikatakan istimewa namun perlakuanmu tak luar biasa.
Oleh-olehku nyaris tak kau sentuh…
Alquran hanya dibaca sekilas, kalah dengan update status smartphone dan tontonan.
Shalat tak lebih khusyu, kalah bersaing dengan ingatan akan lebaran.
Tak banyak kau minta ampunan, karena sibuk menumpuk harta demi THR dan belanjaan.
Malam dan siang mu tak banyak dipakai berbuat kebajikan, kalah dengan bisnis yang sedang panen saat Ramadhan.
Tak pula banyak kau bersedekah, karena khawatir tak cukup buat mudik dan liburan.
Saudaraku, aku seperti tamu yang tak diharapkan. Hingga, sepertinya tak kan menyesal kau kutinggalkan.
Padahal aku datang dengan kemuliaan, seharusnya tak pulang dengan kesiaan.

Percayalah,

Aku pulang belum tentu kan kembali datang, sehingga seharusnya kau menyesal telah menelantarkan.
Masih ada 19 hari kita bersama,

Semoga kau sadar sebelum aku benar-benar pulang…

“Karena umurmu hanyalah cerita singkat yang akan dipertanggungjawabkan dengan panjang”.
Bumi Allah,hari ke-10 Ramadhan 1437H

Saudaramu,
Ramadhan
#Rabbana semoga kemuliaan Ramadhan kali ini masih bisa kami dapatkan….

Aamiin…

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s