Gas air mata

​*GAS AIR MATA*

*INFO KESEHATAN RINGAN UNTUK PARA CALON PESERTA AKSI 11-2-2017 MENDATANG..*

_*Yang Patut Kita Ketahui Tentang GAS AIR MATA*_

*“Gas air mata”* sebenarnya bukan gas, melainkan SERBUK HALUS bertekanan tinggi yang di kemas dalam kaleng. Ketika di tembakkan, atau di aktifkan, serbuk ini akan menyebar dan menggantung di udara dengan kepadatan yang tinggi. Farmasi mengenal teknologi ini dalam obat asma inhalasi, namun dosisnya sangat kecil. Serbuk ini akan berikatan dengan KANDUNGAN AIR yang terdapat di mata, kulit dan tenggorokan kita.

Serbuk halus yang mengambang di udara tersebut akan menempel di kulit, terhirup atau mengenai mata, karena berikatan dengan KANDUNGAN AIR yang terdapat di kulit, tenggorokan saluran pernafasan atau mata kita.

👉 *Efek yang dirasakan kiss emotikon:*

– Di kulit : rasa terbakar.

– Di mata : rasa perih, keluar air mata.

– Di saluran pernafasan: hidung berair, batuk, rasa tercekik.

– Di saluran pencernaan : rasa terbakar yang parah di tenggorokan, keluar lendir dari tenggorokan, muntah.

– Jika serbuk tersebut masuk hingga ke paru-paru : menyebabkan nafas pendek-pendek, sesak nafas, rasa seperti terbakar di paru-paru.

Respon tersebut merupakan cara sistem pertahanan tubuh kita untuk mengeluarkan serbuk yang berbahaya tersebut dari tubuh kita.

👉 *Dua zat yang biasa digunakan sebagai “gas air mata” kiss emotikon:*

– Minyak capsicum (minyak cabai)

– Zat kimia 2-chloro-benzal-malono-nitrile atau C10H5CIN2.

👉 *Cara Aman Pencegahan…*

– Menggunakan kaca mata jauh lebih baik untuk melindungi mata dari bahaya “gas air mata” ini, di bandingkan dengan mengoleskan odol di bawah kantong mata. Karena serbuk akan TERHALANG oleh lensa kaca mata untuk bisa menyentuh bola mata.

– Mengoleskan hand & body lotion di tangan juga membantu mencegah efek mengiritasi kulit (jika tidak mengenakan lengan panjang), dan mengurangi konsentrasi serbuk di udara

– Para emak : sebenarnya mengoleskan SUNBLOCK (bukan sunscreen) di seluruh wajah dan tangan lebih baik untuk melindungi kulit dan mata. Kandungan titanium di oksidanya akan mencegah “gas air mata” menembus pori-pori kulit. 

•Tentu masalah harga dan ketersediaan produk ini bisa membuat demonstran lebih memilih odol. Tapi bisa dijadikan alternatif untuk pengolesannya di titik-titik kumpul, bukan masing-masing demonstran membawa sendiri.

– Gel gigi (misal : Close Up) dengan KANDUNGAN AIR lebih banyak sebenarnya *LEBIH BAIK* di bandingkan pasta gigi (misal : Pepsodent). Ingat serbuk ini akan “mencari” air untuk berikatan.

– Untuk mencegah serbuk masuk ke dalam paru-paru, sebaiknya sunblock di oleskan di seluruh wajah, sehingga lebih banyak serbuk yang terikat. Untuk gel gigi atau pasta gigi *PERLU JUGA* di oleskan di atas bibir, untuk mencegah serbuk masuk ke hidung. Jadi bukan hanya di oleskan di bawah kelopak mata.

👉 *Penanganan korban gas air mata kiss emotikon:*

– Di mata : bilas dengan air. Guyurkan air dari botol minum langsung ke mata INGAT Jangan di kucek” matanya, sampai rasa perih hilang. Jadi posko kesehatan perlu menyediakan banyak air minum dalam kemasan.

– Di tenggorokan : Berkumur dengan air beberapa kali hingga rasa serbuk hilang.

– Mual/muntah : Minum obat diare dari jenis adsorben, untuk menyerap racun tersebut. Misal : Entrostop, New Diatabs

– Di saluran pernafasan : Pemberian oksigen dengan oksigen kaleng (Oxycan) akan sangat membantu “membilas” dan “mengencerkan” kadar serbuk di dalam paru-paru.

*MOHON DISEBARKAN PENGETAHUAN INI UNTUK KESELAMATAN KITA SEMUA*

Dra. Karimah Muhammad, Apt.

CPE Alumni ITB.

Semoga bermanfaat.

*PELINDUNG GAS AIR MATA*

Bawalah kantong plastik transparan uk 40 x 50 cm atau 30 x 40 utk anak2, buat lubang dibawah hidung, lubang tsb ditutup sponse tipis tebal 1-1.5 cm. Pelindung ini efektip utk melindungi mata dan kulit muka.

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s