Kisah ustad jafar unar thalib

MUSLIMCYBER.NET:

Ustadz ja’far umar thalib hafidhohulloh pernah bercerita bagaimana beliau bisa mendapatkan rumahnya yang di degolan
awal mulanya rumah tersebut adalah tempat berkumpulnya para pelaku maksiat yang kemudian meninggalkan rumah itu karena disampingnya didirikan masjid. Sehingga rumah tersebut posisinya bukan milik beliau
Kemudian suatu hari datanglah seorang bapak2 yang dandanannya kumal kotor, datang mengucap salam. Setelah dijawab salamnya, orang tersebut dipersilahkan masuk. Oranag itu heran “jadi saya boleh masuk?” Kata ustadz ja’far. Ya kalau kamu mau bertamu boleh masuk. Orang itu berkata demikian karena kesana kemari sering di usir
Kemudian orang tsb masuk dan menceritakan kisahnya. Dulu dia seorang pengusaha kaya raya. Tapi kemudian bangkrut dan tidak tahu lagi harus bagaimana. Sehingga akhirnya menggelandang kesana kemari. Hingga sampailah dia di rumah ustadz. Kemudian sama ustadz dinasehati banyak sekali. Dan selanjutnya diajak makan siang. Orang itu heran dan lagi2 mengatakan “jadi saya boleh makan siang?” Kata ust. Iya boleh

Setelah itu ustadz tanya ke istrinya, ada uang berapa, kata istrinya cuman ada 20 rb (20 rb waktu itu beda nilainya dgn sekarang) dan ini utk makan kita. Kata ustadz, itu mau saya berikan ke orang tsb.
Setelah diberi uang, orang itu menangis sejadi2nya dan mengatakan uang ini banyak sekali. Kemudian dia pamit
Setelah berlalu lama sekali. Rumah yang ditempati ustadz mau diminta sama pemiliknya. Dan itu hari terakhir ustadz menempati rmh tersebut. Padahal belum ada uang utk pindah, akhirnya beliau sholat dhuha dan berdoa
Siang harinya ada orang datang pakai BMW, bertamu. Ustadz tidak kenal orang tsb, Setelah cerita kesana kemari orang tersebut bertanya, “ustadz rumahnya ini mau dibeli?” Jawab ustadz, “ya kalau saya ada uang saya akan membelinya”
Setelah melanjutkan obrolan, org tsb pamit. Berapa lama kemudian ada notaris datang minta tanda tangan ustadz utk surat kepemilikan rumah yang ditempati sekarang.
Dan notaris tsb cerita, yang membayari rumah ini adalah ornag yang dulu pernah bangkrut tapi tetep diterima baik oleh ustadz
Kini giliran ustadz yang menangis sejadi2nya

Kata ustadz ” dulu saya membuat dia menangis, adapun sekarang saya dibuat menangis oleh dia”

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s