Handphone holic

Arafat || Channel Telegram:

SOCIALHOLIC
“Ustadz saya butuh nasihat nih” seorang remaja bertanya kepada saya, tampaknya dia memiliki suatu masalah serius.
“Apa yang bisa saya bantu?” sambil saya coba bersikap akrab dengannya, kelihatannya dia masih canggung mau ngomong sesuatu.
“Begini ustadz, saya ini gak bisa lepas dari handphone saya. Sedikit-sedikit saya gatal penasaran pengen lihat whatsapp, telegram, takut ketinggalan kabar terbaru. Sampai sedang baca Quran saja, handphone saya taruh di samping saya ustadz”
Tuh kan, benar juga masalah serius nih. Bagusnya dia sadar bahwa hal tersebut adalah kebiasaan yang kurang baik. Saya berpikir sejenak bagaimana menjawabnya terhadap masalah seperti ini. Akhirnya kepikiran juga saya tanya balik kepadanya,
“Nanti lebaran mudik mas?”

“Iya, ustadz”

“Naik pesawat apa naik kapal?”

“Kapal laut, ustadz”
“Coba mas bayangin saat di tengah laut, kemudian kapal yang mas tumpangi terkena musibah dan mas terombang-ambing berenang di tengah lautan sambil berteriak-teriak minta tolong. Nah saat itu ada komen menarik masuk di grup whatsapp, apa mas akan jawab dulu atau nggak?”
“Ya nggak mungkin, ustadz”
“Terus ada notif masuk dari telegram, lebih menarik lagi yang ini, apa mas masih penasaran untuk lihat telegram juga?”
“Ya nggak lah, ustadz”
“Nah baru menyelamatkan diri dari musibah kecil saja mas sudah bisa melupakan handphone”
“Masa yang begitu dibilang musibah kecil ustadz, bisa mati saya kalau mengalami musibah seperti itu”
“Ya mati juga cuma sekali kan mas. Bandingkan dengan azab di akhirat, mati berkali-kali di sana, makanya saya bilang musibah kecil”
“Iya juga sih, ustadz”
“Oleh karena itu mas juga pasti mampu melupakan handphone saat sedang menyelamatkan diri dari musibah besar. Contohnya saat membaca Al-Quran, karena ia yang menyelamatkan kita saat terombang-ambing di akhirat”
“Astaghfirullah, baru kepikiran ustadz hal seperti ini”
Semoga kita semua bisa bersikap adil terhadap handphone ya. Saya juga sebenarnya seorang socialholic, tapi saya komitmen untuk berubah di bulan Ramadhan ini. Amiin.
Salam Hijrah

⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s