doa sjolat khusu

๐Ÿ”‘MEMAHAMI DOโ€™A ISTIFTAH
โ˜๐ŸปAgar shalat kita bertambah khusyuk, mari kita fahami doโ€™a istiftah berikutโ€ฆ
โœLAFAZH DOโ€™A (TANPA HAROKAT)
ุงู„ู„ู‡ู… ุจุงุนุฏ ุจูŠู†ูŠ ูˆ ุจูŠู† ุฎุทุงูŠุงูŠ ูƒู…ุง ุจุงุนุฏุช ุจูŠู† ุงู„ู…ุดุฑู‚ ูˆ ุงู„ู…ุบุฑุจุŒ ุงู„ู„ู‡ู… ู†ู‚ู†ูŠ ู…ู† ุฎุทุงูŠุงูŠ ูƒู…ุง ูŠู†ู‚ู‰ ุงู„ุซูˆุจ ุงู„ุฃุจูŠุถ ู…ู† ุงู„ุฏู†ุณุŒ ุงู„ู„ู‡ู… ุงุบุณู„ู†ูŠ ู…ู† ุฎุทุงูŠุงูŠ ุจุงู„ู…ุงุก ูˆ ุงู„ุซู„ุฌ ูˆ ุงู„ุจุฑุฏ
โœ LAFAZH DOโ€™A (BERHAROKAT) 
ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุนูุฏู’ ุจูŽูŠู’ู†ููŠ ูˆูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุงูŠูŽ ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุนูŽุฏู’ุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุดู’ุฑูู‚ู ูˆูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจูุŒ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู†ูŽู‚ู‘ูู†ููŠ ู…ูู†ู’ ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุงูŠูŽ ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูู†ูŽู‚ู‘ูŽู‰ ุงู„ุซู‘ูŽูˆู’ุจู ุงู„ู’ุฃูŽุจู’ูŠูŽุถู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ูŽู†ูŽุณูุŒ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ุณูู„ู’ู†ููŠ ู…ูู†ู’ ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุงูŠูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุงุกู ูˆูŽ ุงู„ุซู‘ูŽู„ู’ุฌู ูˆูŽ ุงู„ู’ุจูŽุฑูŽุฏู
โœ TERJEMAH PERKATA 
ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ 

Ya Allah

ุจูŽุงุนูุฏู’ 

Jauhkanlah

ุจูŽูŠู’ู†ู

Antara

ูŠ 

Aku

ูˆูŽ 

Dan

ุจูŽูŠู’ู†ูŽ 

Antara

ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุง

Kesalahan-kesalahan

ูŠูŽ 

Aku

ูƒูŽ

Seperti

ู…ูŽุง 

(Tidak diterjemahkan/Huruf mashdariyah)

ุจูŽุงุนูŽุฏู’ุชูŽ 

Engkau jauhkan

ุจูŽูŠู’ู†ูŽ 

Antara

ุงู„ู’ู…ูŽุดู’ุฑูู‚ู 

Timur

ูˆูŽ 

Dan

ุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจูุŒ 

Barat

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ 

Ya Allah

ู†ูŽู‚ู‘ู

Bersihkanlah

ู†ู

(Tidak diterjemahkan/Huruf nun wiqoyah)

ูŠ 

Aku

ู…ูู†ู’ 

Dari

ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุง

Kesalahan-kesalahan

ูŠูŽ 

Aku

ูƒูŽ

Seperti

ู…ูŽุง 

(Tidak diterjemahkan/Huruf mashdariyah)

ูŠูู†ูŽู‚ู‘ูŽู‰ 

Dibersihkan 

ุงู„ุซู‘ูŽูˆู’ุจู 

Baju

ุงู„ู’ุฃูŽุจู’ูŠูŽุถู 

Putih

ู…ูู†ูŽ 

Dari

ุงู„ุฏู‘ูŽู†ูŽุณูุŒ 

Kotoran

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ 

Ya Allah

ุงุบู’ุณูู„ู’

Cucilah

ู†ู

(Tidak diterjemahkan/Huruf nun wiqoyah)

ูŠ 

Aku

ู…ูู†ู’ 

Dari

ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุง

Kesalahan-kesalahan

ูŠูŽ

Aku 

 ุจู

Dengan

ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู 

Air 

ูˆูŽ 

Dan

ุงู„ุซู‘ูŽู„ู’ุฌู 

Salju

ูˆูŽ 

Dan

ุงู„ู’ุจูŽุฑูŽุฏู

Butiran es
โœ FAIDAH SEPUTAR BAHASA

1. Lafazh โ€œุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽโ€ berasal dari lafazh โ€œูŠุง ุงู„ู„ู‡โ€. Huruf MIM yang bertasydid (ู…ู‘) adalah pengganti huruf YA NIDA (ูŠุง) yang dibuang. Huruf MIM diberi tasydid untuk menunjukkan bahwa kata yang dihapus berjumlah dua huruf. Wallahu aโ€™lam.
2. Alasan dibuangnya huruf YA NIDA (ูŠุง) dari lafazh YA ALLAH (ูŠุง ุงู„ู„ู‡) minimal ada tiga: Untuk meringankan ucapan, mencari berkah dengan didahulukannya lafzah Allah, dan untuk pengagungan. Wallahu aโ€™lam. 
3. Huruf MAA (ู…ุง) pada kata KAMAA (ูƒู…ุง) adalah huruf mashdar. Dia bisa bergabung dengan kata setelahnya menjadi mashdar sharih. Sehingga kalimatnya bisa menjadi: Kamubaaโ€™adatika (ูƒู…ุจุงุนุฏุชูƒ).
4. Jika bersambung dengan ISIM yang berakhiran alif, maka dhomir YA MUTAKALLIM diberi harokat FATHAH. Contohnya: โ€œุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุงูŠูŽโ€ (Dosa-dosaku), โ€œุนูŽุตูŽุงูŠูŽโ€ (Tongkatku), โ€œู…ูุฏูŽุฑู‘ูุณูŽุงูŠูŽโ€ (Dua guruku), dll.

โœ FAIDAH TAMBAHAN
๐ŸŽ FAIDAH PERTAMA

Doโ€™a ini disebut DOโ€™A ISTIFTAH (PEMBUKAAN) karena sholat dibuka dan dimulai dengan membaca doโ€™a ini, setelah melakukan takbiratul ihram. ISTIFTAH (ุงุณุชูุชุงุญ) adalah mashdar dari ISTAFTAHA (ุงุณุชูุชุญ) yang artinya โ€œmulaiโ€ atau โ€œmembukaโ€. Doโ€™a ini dikenal juga dengan nama DOโ€™A IFTITAH.
 ๐ŸŽFAIDAH KEDUA

Membaca doโ€™a istiftah dalam shalat hukumnya sunnah, tidak wajib. Shalat tetap sah jika tanpa membacanya, baik sengaja maupun lupa.
๐ŸŽ FAIDAH KETIGA

Doโ€™a istiftah yang shahih jumlahnya cukup banyak. Kita bisa membacanya secara bergantian. Adapun yang disebutkan di atas adalah riwayat Al-Bukhari (No. 744) dan Muslim (No. 598). Lihat doโ€™a istiftah lainnya di buku-buku kumpulan doโ€™a.

๐ŸŽ FAIDAH KEEMPAT

Para ulama memberikan penjelasan yang bervariasi terkait doโ€™a ini. Intinya lewat doโ€™a ini kita meminta tiga hal: 
Pertama, kita minta dijauhkan dari dosa dengan sejauh-jauhnya, sebagaimana jauhnya timur dan barat yang mustahil untuk bisa bertemu. 
Kedua, jika kita terlanjur berbuat dosa, maka kita minta untuk dibersihkan dari dosa itu agar diri kita bersih kembali, seperti baju putih yang dibersihkan dari noda. 
Ketiga, agar diri kita benar-benar bersih dari dosa dan pengaruh buruk yang ditimbulkannya, maka kita minta untuk dicuci diri kita dari dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Kita minta dibersihkan dosa-dosa kita dengan sebersih-bersihnya, sebagaimana baju yang akan menjadi sangat bersih jika dicuci berulang-ulang menggunakan air, salju, dan butiran es. 
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata:

โ€œJadi, makna yang nampak: bahwa kalimat pertama berisikan tentang โ€œpermohonan penjauhanโ€, yaitu agar saya tidak melakukan kesalahan, kemudian jika saya terlanjur melakukannya, maka sucikanlah, lalu hilangkanlah dampak buruknya dengan tambahan pensucian, dengan air, salju, dan butiran es.

Tidak diragukan lagi, bahwa air adalah sesuatu yang mensucikan, namun salju dan butiran-butiran es sisi korelasinya adalah bahwa dosa dampak buruknya adalah adzab di Neraka, sedangkan api Neraka panas, dan sesuatu yang dingin sangat cocok untuk membersihkan sesuatu yang panas. Di dalam Air terdapat fungsi pembersihan, sedangkan di dalam salju dan butiran es ada fungsi mendinginkanโ€ (Syarhul Mumtiโ€™, sebagaimana dikuti dari http://muslim.or.id/25849-rahasia-keindahan-doa-istiftah-3.html)
๐ŸŽ FAIDAH KETIGA

Agar lebih jelas dalam memahami doโ€™a ini, barangkali bisa kita permisalkan dengan baju putih. Agar baju putih kita tetap bersih, maka yang pertama kali harus kita lakukan adalah kita menjauhi tempat-tempat kotor dan segala aktifitas yang bisa menimbulkan kekotoran.
Jika kotoran terlanjur menempel di baju, maka segera kita hilangkan agar baju putih  bisa kembali suci. Kemudian, agar baju tetap bersih, kita harus sering mencucinya. 
๐ŸŽ FAIDAH KELIMA

Konsekuensi dari kita mengucapkan doโ€™a ini adalah:
Pertama, kita menjauh dari segala perbuatan dosa. Bahkan kalau mau aman, kita harus menjauh dari segala wasilah yang berpotensi untuk menjerumuskan kita ke dalam perbuatan dosa.
Kedua, jika terlanjur berbuat dosa, maka kita harus segera bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala dengan taubat yang nashuha.  
Ketiga, agar diri kita benar-benar bersih dari dosa dan dampak buruknya, maka kita harus perbanyak istighfar. Kita mohon ampun terus kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala. 
Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa Sallam bersabda: โ€œWahai manusia, bertaubatlah kalian kepada Allah! Sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari kepada-Nya sebanyak seratus kali.โ€ (HR. Muslim, no. 2702 (41))

๐ŸŽ FAIDAH KEENAM

Al-Kirmani berkata โ€“sebagaimana yang dinukil oleh al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Atsqolani dalam Fathul Bari (2/286)-: โ€œDimungkinkan juga maksud dari tiga doโ€™a ini adalah isyarat kepada tiga waktu: Dijauhkan dari dosa yang akan datang, disucikan dari dosa di waktu sekarang, dan dicuci dari dosa yang telah lampau.โ€. (Ithaful Muslim hal. 192). Wallahu aโ€™lam.

โœŠ๐Ÿผ TUGAS MANDIRI โœŠ๐Ÿผ
Mulai sekarang, marilah kita baca doโ€™a ini dengan penuh penghayatan. Kita resapi makna yang terkandung di dalamnya. Semoga dengan begitu, shalat kita jadi bertambah khusyuk.

Wallaahu aโ€™lam bish shawaab.
Bogor, Selasa pagi 10/1/2017

Muhammad Mujianto al-Batawie

(Pengasuh Blog http://kitabfahimna.blogspot.com

๐Ÿ“š BAHAN BACAAN:

1. Ithaaful Muslim bi Syarh Hisnil Muslim karya DR. Saโ€™id bin โ€˜Ali bin Wahf al-Qahthani dan Usamah bin Abdil Fattah al-Mishri.

2. Fathul โ€˜Aliim fi Syarh Adโ€™iyyah wa Adzkaar As-Shalah minat Takbir ilat Taslim karya Husain bin Audah Al-Awayisah.

3. Adzkaarut Thahaarah wash Shalaah karya Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin al-Badr.

4. Kumpulan Doโ€™a dari Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah yang Shahih karya Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

5. http://muslim.or.id/25849-rahasia-keindahan-doa-istiftah-3.html 

6. http://abuayaz.blogspot.co.id/2011/04/doa-istiftah-bukan-iftitah.html 

7. Dll.

Tentang ridwansyah

Guru hoby membaca, berkebun.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s